0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

3 Hari Menghilang, Andry Ditemukan Tewas Mengapung di Bengawan Solo

dok.timlo.net/red
(Ilustrasi) Evakuasi korban tenggelam di Bengawan Solo (dok.timlo.net/red)

Solo —  Mayat seorang pemuda ditemukan di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di kawasan Kampung Sewu, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres pada Senin (19/9). Sontak, mayat yang awalnya diketahui terjebak dalam pusaran air tersebut langsung membuat warga geger.

“Saya melihat ada sesuatu yang mengapung. Setelah saya amati lebih teliti ternyata mayat. Langsung saya ambil kayu panjang untuk menarik mayat yang mengapung itu,” terang seorang saksi, Maryanto (31).

Peristiwa bermula saat saksi sedang memancing di kawasan sungai sekitar pukul 14.15 WIB. Saat berkonsentrasi mendapatkan ikan hasil pancingan, dirinya dikejutkan dengan sebuah benda yang mengapung. Namun, setelah diamati beberapa lama akhirnya saksi sadar bahwa itu bukan benda melainkan sesosok mayat yang terhanyut aliran sungai.

“Awalnua saya kira itu benda mengapung. Ternyata mayat yang terjebak pusaran air dan berputar ditengah bengawan. Saya lalu minta tolong warga untuk membantu dan mencari kayu panjang (bambu) untuk menarik tubuh mayat tersebut,” jelas saksi.

Saat ditemukan, mayat masih menggunakan pakaian lengkap beserta jaket. Di celana korban juga ditemukan dompet berisikan uang senilai Rp 70 ribu, sebuah telepon genggam dan kartu identitas korban.

“Di kartu identitas tertera bahwa korban bernama Andry Setiawan (19) warga Jurang Kambil RT 04/ RW 01 Gondangrejo, Karanganyar,” terang Kapolsek Jebres Kompol Edison Panjaitan.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan, korban diketahui menghilang selama tiga hari sebelum akhirnya ditemukan. Saat ini jenazah berada di RSUD Dr Moewardi untuk dilakukan visum.

“Kami belum tahu apakah korban tewas tenggelam atau akibat faktor lain. Saat ini masih kami lakukan penyelidikan,” terang Kapolsek.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge