0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Penipuan Dana Koperasi Rp 2 Miliar Mulai Disidangkan

Pengadilan Negeri Solo (dok.timlo.net/red)

Solo — Terdakwa kasus penggelapan dan penipuan senilai Rp 2 miliar, Tandyo Sugiyono Cahyadi alias Sony (54) mulai menjalani sidag perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Senin (19/9). Sidang diawali dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Enik Sri Suprapti SH.

“Berdasar dakwaan kami, terdakwa cukup bukti melakukan tindak pidana sesuai pasal 372 KUHP jo Pasal 378 KUHP,” terang Enik Sri Suprapti SH saat dihubungi, Selasa (20/9).

Pihaknya, kata Enik, akan menjerat terdakwa Sonny dengan hukuman maksimal lantaran telah melakukan nilai penipuan dengan jumlah yang fantastis.

Terpisah, kuasa hukum terdakwa, Efendi Siahaan SH mengatakan, pihaknya telah mengajukan surat permohonan penangguhan bagi kliennya kepada majelis hakim yang diketuai Torowa Daeli SH MH. Surat permohonan penangguhan tersebut diterima majelis hakim untuk dipertimbangkan.

“Kami telah memberikan surat penangguhan penahanan kepada Hakim. Semoga dapat menjadi pertimbangan bagi klien kami,” terang Efendi.

Rencananya, sidang selanjutnya akan digelar pada Kamis (22/9) dengan agenda menghadirkan para saksi.

Sebelumnya diberitakan, Tandyo alias Sony, pengusaha mebel diadukan ke Polresta Solo oleh pengurus koperasi Wisnu Kretarto (49) dalam kasus dugaan penggelapan dan penipuan uang Rp2 miliar, oleh penyidik akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus itu bermula ketika Sony yang menanamkan modal ke koperasi mendapat titipan uang Rp 2 miliar hasil penjualan aset di Manado setelah koperasi yang dikelola Jonathan dan Wisnu Kretarto telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga (PN) Semarang. Uang hasil penjualan salah satu aset tersebut sebenarnya akan dibagikan kepada para deposan yang memiliki hak untuk mendapatkannya.

“Namun uang tersebut setelah dititipkan kepada Sony sudah tidak bisa diminta kembali, hal itu yang menjadi pertimbangan pengurus koperasi untuk melaporkan kasus ini ke Polresta Surakarta,” jelas Suhadi SH selaku kuasa hukum pengurus koperasi, beberapa waktu lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge