0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ibu-Ibu Dilatih Teknik Padamkan Kebakaran Ringan

Simulasi pemadaman api di Makodim 0735/ Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Simulasi penanggulangan kebakaran diberikan kepada ratusan peserta ibu-ibu di lapangan Makodim 0735/Solo, Senin (19/9) siang. Ibu-ibu yang tergabung dalam Persatuan Istri Tentara (Persit), Bhayangkari, Dharma Wanita, dan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini diberikan cara untuk menanggulangi api sebelum membesar dan susah untuk dipadamkan.

“Kenapa sasarannya ibu-ibu? Karena mereka yang kebanyakan berada di rumah. Dan, biasanya merekalah (Ibu-ibu ini-red) yang melihat sumber api pertama kali sebelum membesar,” terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Gatot Sutanto.

Kegiatan yang diselenggarakan inisiasi dari Kodim 0735/Solo bekerjasama dengan BPBD Solo tersebut, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keahlian tentang teknik-teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran di rumah. Diharapkan, para ibu-ibu tidak langsungg lari saat melihat sumber api yang mulai membesar. Namun, berusaha memadamkan terlebih dahulu.

“Jika api sudah di luar kendali, maka hendaknya ibu-ibu jangan memaksakan diri karena nyawa taruhannya,” terang Gatot.

Pantauan di lapangan, simulasi diawali dengan pemadaman api menggunakan karung goni, sarung maupun kain yang telah dibasahi. Ini merupakan metode pemadaman kebakaran yang paling sederhana dan cukup berbahaya. Karena pemadam harus berada sedekat mungkin dengan titik api. Kain goni yang telah dibasahi ditutupkan pada obyek yang terbakar.

Semua peserta mendapat kesempatan untuk mencoba simulasi ini. Selanjutnya, peserta memadamkan sumber api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Meski awalnya, para ibu-ibu ini ragu namun akhirnya dapat menyelesaikan simulasi dengan hasil memuaskan.

“Awalnya takut, tapi alhamdullillah bisa,” terang salah seorang peserta, Sunarti (41).

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge