0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahli Kubu Jessica Sebut Pemeriksaan Ahli JPU Bias

merdeka.com
Jessica Kumala Wongso bersama dengan tim kuasa hukumnya (merdeka.com)

Timlo.net – Sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar, Senin (19/9). Saksi ahli kubu Jessica, ahli psikologi dari Universitas Indonesia (UI), Dewi Taviana Walida menilai hasil pemeriksaan yang dilakukan saksi ahli jaksa penuntut umum (JPU) bias.

Sebab, hasil pemeriksaan tersebut tidak sesuai antara tujuan pemeriksaan dengan hasil dari pemeriksaan.

“Kesimpulan dikatakan dia dalam kondisi waras sadar, individu cerdas, tapi dia bilang narsistik. Ini terjadi kebingungan. Jadi kontradiktif, tujuan pemeriksaan profiling tapi ditengah-tengahnya ada mental disorder,” kata Dewi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (19/9).

Untuk itu, dia menyimpulkan hasil pemeriksaan yang tidak sinkron tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Mendengar kesaksian itu, pihak JPU pun mempertanyakan kebiasan yang dimaksudkan oleh ahli.

“Jadi makna biasnya gimana?” tanya jaksa.

“Ini tidak standar, lihat tujuannya dan kesimpulan. Itu biasnya,” jawab Dewi.

“Cara membedakanya hasil pemeriksaan itu bias atau tidaknya bagaimana,” kata Jaksa kembali bertanya.

“Kan ada metodologi yang harus kita ketahui, jangan mentang-kita ahli kita seenaknya. Sehat kemudian ada gangguan jiwa seperti itu. Mana yang mental disorder. Tipe kepribadian, yang bersangkutan dengan diagnosis narsistik dengan histronik. Kalau orang sehat enggak perlu periksa itu. Profiling itu yang hubungan dengan kelurga dan berbuat kejahatan,” terang Dewi.

Kemudian kembali jaksa menanyakan metode lain yang bisa digunakan untuk memeriksa Jessica dalan kasus dugaan pembunuhan Mirna dengan menggunakan racun sianida.

“Psikologi forensik sedang mengembangkan tata laksana. Ini bukan masalah metode, tapi bias kesimpulan dan tujuannya beda. Belum ada aturan bakunya (pemeriksaan psikologi forensik),” terangnya.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge