0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPC PPP Sukoharjo dan Wonogiri Akan Dikenai Sanksi

Ketua Umum PPP Romahurmuziy membuka Muscab PPP di Hotel Sahid Jaya, Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengancam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Wonogiri dan Sukoharjo jika tidak segera melakukan instruksi partai untuk menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) dalam waktu dua pekan ke depan.

“Sebelum 10 Oktober seluruh kepengurusan harus selesai dan diterima DPP,” tegas Ketua Umum PPP Romahurmuziy dalam Muscab serentak PPP di eks karesidenan Surakarta di Hotel Sahid Jaya Solo, Minggu (18/9).

Muscab yang diselenggarakan merupakan mandat langsung dari DPP setelah terbentuknya struktur kepengurusan di DPP dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Dalam tempo sekitar 60 hari partai berlambang kabah itu harus merampungkan struktural hingga tingkat anak cabang di tingkat kecamatan dan ranting di kelurahan.

“Waktu 60 hari ini kami gunakan untuk membentuk seluruh struktur hingga ke tingkat ranting,” jelas Romy.

Jika tidak segera melaksanakan mandat, lanjut Romy, DPP tak segan akan memberlakukan sanksi baik administratif maupun disiplin partai. Hal itu dikarenakan partai yang sempat mengalami konflik internal ini mengejar batas akhir verifikasi peserta pemilihan umum 2019 yang akan dimulai pada awal tahun 2017 mendatang.

Ia berharap, seluruh pihak dapat bersama-sama memiliki satu tujuan untuk membangun partai PPP supaya lebih maju dan berkontribusi bagi perkembangan bangsa dan negara.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge