0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cari Pakan Ternak, Mbah Lamidin Tewas Dikerubuti Kepiting

merdeka.com
ilustrasi mayat (merdeka.com)

Sragen – Nasib apes dialami Lamidin (60), warga Dukuh Girimulyo RT 18 Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen. Tubuhnya ditemukan tewas mengambang di sebuah sungai Desa Srawung, Kecamatan Gesi dalam kondisi mengenaskan.

“Saat ditemukan warga, korban dalam keadaan meninggal dunia dan wajahnya sudah dikrubuti kepiting, sehingga mengakibatkan luka di seluruh wajahnya,” kata Kapolsek Gesi AKP Abdul Halik mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso, Sabtu (17/9).

Dia mengungkapkan, kejadian itu berwal saat korban pergi dari rumah dengan niat mencari dedaunan di sungai untuk pakan ternak yang dipeliharanya. Korban meninggalkan rumah pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB. Namun hingga pukul 17.00 WIB, korban belum kembali ke rumah, sehingga membuat istrinya curiga.

Kemudian istri korban meminta tetangganya Wardi (40) dan  Suyono (45) untuk mencarinya di Sungai Ndriji, yang masuk wilayah Kecamatan Gesi. Selama ini korban memang biasa mencari pakan ternak di di sana.

Kemudian sekitar pukul 18.30WIB, kedua saksi tersebut menemukan tubuh mbah Lamidin telah mengambang di Sungai Ndriji. Saat disoroti dengan senter, ternyata muka korban dikerubuti banyak kepiting.

Wajah korban penuh luka pada kening, pelipis, hidung, bibir, telinga akibat gigitan kepiting. Selain itu setelah diperiksa petugas yang datang kemudian, kaki korban juga mengalami patah pada lutut.

“Diduga korban sebelumnya jatuh dari pohon sewaktu mengambil dedaunan untuk pakan ternak. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,” jelas AKP Abdul Halik.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge