0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hoia Baicu, Hutan Angker Mirip Segitiga Bermuda

Hutan Hoia Baicu. (Dok: Timlo.net/ The Epoch Times. )

Timlo.net—Saat orang berpikir tentang Transylvania, Romania, yang pertama muncul dalam benak mereka adalah Drakula. Tapi selain Drakula, ternyata Transylvania memiliki tempat-tempat yang indah tapi terkenal karena keangkerannya. Salahnya adalah hutan Hoia Baciu yang terletak di luar kota Cluj Napoca. Hutan ini dijuluki sebagai hutan terangker di dunia.

Wilayah hutan ini pertama dikenal karena keangkerannya saat ahli biologi Alexandru Sift pada 1968 melakukan ekspedisi ilmiah ke dalam hutan. Dia mengambil foto benda terbang yang mirip UFO. Foto itu memicu ketertarikan para penggemar UFO terhadap hutan itu.

Akan tetapi hutan itu dikenal bukan cuma karena fenomena UFO. Hoia Baciu juga dikenal sebagai Segitiga Bermuda Transylvania di antara komunitas pemburu hantu dan penyelidik paranormal seperti Dr. Adrian Patrut, presiden the Romanian Society of Parapsychology.

“Beberapa ahli percaya jika kita berhadapan dengan Segitiga Bermuda yang sebenarnya di Romania. Wilayah itu tentunya bisa dianggap seperti itu, terutama dengan video dan foto-foto yang luar biasa, bersama kesaksian dari para peneliti yang mempelajari tempat itu selama berdekade,” kata Dr. Adrian Patrut dalam acara “Science and Knowledge”.

Masyarakat yang memasuki wilayah hutan akan merasakan perasaan gelisah yang sangat kuat. Terlebih lagi, mereka yang memasuki hutan akan keluar dengan ruam, goresan, luka bakar yang tidak bisa dijelaskan. Mereka juga mengalami gejala-gejala seperti migrain, mual, muntah-muntah dan bahkan lupa waktu.

Selain itu, pohon-pohon di hutan itu memiliki bentuk yang bengkok dan menakutkan mirip dengan pohon-pohon yang ada dalam cerita dongeng. Hal ini menambah kegelisahan yang dialami pengunjung hutan saat masuk.

Di dalam hutan, ada sebuah area di mana tidak ada satu pohon pun yang tumbuh. Beberapa penyelidik paranormal percaya jika wilayah ini memiliki aktivitas supra-alami yang tinggi. Banyak penduduk lokal percaya jika wilayah tanpa pohon itu adalah wilayah yang angker. Jika mereka masuk ke sana mereka tidak akan kembali. Bahkan, menurut legenda di sana, hutan itu dinamai menurut nama seorang gembala di sana yang hilang bersama 200 domba miliknya.

Legenda lain menyatakan tempat itu angker karena arwah para penduduk yang terbunuh terjebak di dalam hutan dan tidak bisa pindah. Mereka yang memasuki hutan seringkali mendengar suara-suara tanpa wujud dan kadang-kadang menyaksikan kepala-kepala tanpa tubuh melayang di antara pohon-pohon.

Dr. Patrut menyelidiki tempat itu sejak 1970an, tapi sayangnya tidak ada kesimpulan yang pasti kenapa hutan itu memiliki atmosfer yang aneh. Dalam beberapa tahun belakangan ini, hutan itu menarik perhatian para turis yang ingin mengalami peristiwa-peristiwa supra-alami atau bertemu hantu.

Sumber: TheEpochTimes.com

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge