0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Kesulitan Tangani Kasus Remaja Dihamili Ayah Tiri

timlo.net/putra kurniawan
Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Dwi Haryadi (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Ibu kandung IAP (15) warga Desa Bendosari, Kecamatan Bendosari tidak bersedia melapor ataupun membuat pengaduan ke Polres Sukoharjo. Bahkan istri dari tersangka ini juga telah membuat surat pernyataan tidak akan melaporkan suaminya, meskipun sudah tega menghamili anak kandungnya.

“Ibu kandung korban tidak bersedia melapor ataupun mengadukan perkara ini, sehingga kami mengalami kesulitan memproses lebih lanjut. Bahkan kemarin sudah membuat surat pernyataan tidak akan melapor saat dilakukan pemeriksaan,” kata Kasat Reskrim, AKP Dwi Haryadi, Jumat (16/9).

Petugas dari Reskrim Sukoharjo masih terus melakukan upaya untuk menindak lanjuti kasus ini, namun kendala yang dihadapi adalah kasus bisa diproses dengan adanya laporan atau aduan. Karena dalam perkara ini tidak bisa dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak.

Saat ini penyidik masih melakukan pendekatan kepada keluarga korban, bahkan berupaya untuk mencari kerabat dari ibu korban, namun belum mendapatkan hasil. Ibu korban seakan menutupi keberadaan saudaranya dengan mengaku sudah pergi jauh di luar Pulau Jawa.

“Kami terus berupaya, karena tindak pidananya ada dan sudah sangat jelas, tapi tidak ada yang melapor, karena korban yang masih di bawah umur harus didampingi orang tua sedarah,” tandasnya.

Remaja di bawah umur berinisial IAP (15) pada Rabu (14/9) diantarkan sejumlah warga melapor ke Polres Sukoharjo mengaku dihamili ayah tirinya berinisial S (55). Setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton, S dinyatakan sebagai tersangka, namun tidak bisa diproses lebih lanjut dan tidak dilakukan penahanan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge