0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Saksi Ahli dari Kubu Jessica Ragukan Rekaman CCTV

merdeka.com
(merdeka.com)

Timlo.net – Sidang ke-21 kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso digelar di PN Jakarta Pusat, Kamis (15/9). Ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, menilai barang bukti rekaman CCTV Kafe Olivier yang dianalisis ahli digital forensik AKBP Muhamnad Nuh telah dimodifikasi.

Ahli yang dihadirkan oleh kubu terdakwa Jessica ini menduga modifikasi itu dilakukan dengan cara tampering yakni salah satu reknik memodifikasi video secara ilegal.

“Kita menduga adanya pembuatan tampering. Tampering adalah pemodifikasian ilegal dalam dunia digital yang ditujukan untuk tujuan tidak baik,” ujar Rismon, Kamis (15/9).

Rismon mengaku analisis rekaman CCTV yang dilakukannya menggunakan beberapa video berbagai tayangan televisi yang diperoleh secara resmi oleh tim penasihat hukum Jessica. Sebab, jaksa penuntut (JPU) umum tidak memberikan salinan rekaman CCTV miliknya kepada kubu Jessica.

Pengujian beberapa rekaman CCTV dari Kompas TV, tvOne, iNews, dan BeritaSatu TV itu dilakukan frame demi frame yang menunjukkan beberapa event penting. Seperti menggaruk tangan, paha, dan beberapa event lain. Bagian-bagian inilah yang menurutnya dilakukan tampering.

Dugaan tampering dilakukan dengan cara mencerahkan intensitas piksel secara manual. Sehingga memiliki sebaran intensitas yang seragam. Hasilnya memunculkan ilusi pergerakan ketika ditayangkan dengan pergerakan normal.

Namun, jika dianalisis frame demi frame, tekstur gambar yang asli akan berbeda dengan tekstur gambar yang telah dimodifikasi.

“Kita bandingkan dari TV One dan BeritaSatu seperti dugaan tampering yang kami analisis. (Hasilnya) tidak proporsionalnya jari telunjuk terdakwa Jessica. Di situ dapat dilihat yang diduga panjang jari telunjuk itu sampai ke badan tas,” terang Rismon.

Hasil analisis sebaran intensitas di sekitar tangan, kata Rismon menunjukkan pola atau tekstur wajah yang diklaim jari telunjuk rusak. Untuk itu dia menyatakan jari tangan Jessica memiliki panjang yang sama.

“Kontur jari juga ditemukan terlalu panjang ketika menggaruk tangan. Kelingking hampir sama dengan jari lainnya. Ini harus dibuktikan apakah benar di dunia nyata,” jelas Rismon.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge