0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada Begal Pocong di Jalan Yogya-Solo, Kapolres: Hoax

Foto begal pocong beredar di media sosial (dok.timlo.net/ist)

Klaten — Kapolres Klaten AKBP Faizal angkat bicara mengenai beredarnya foto penangkapan begal yang menyaru sebagai pocong di media sosial (Medsos). Ia menegaskan, anggotanya tidak pernah menangkap begal bermodus pocong tersebut di Jalan Yogya-Solo.

“Informasi penangkapan di medsos itu enggak benar. Bahkan dari Jakarta (Mabes Polrei-Red) sudah kroscek ke Kapolres Sukoharjo dan Boyolali, karena informasinya di sepanjang Jalan Yogya-Solo,” ujar Kapolres Klaten AKBP Faizal, Kamis (15/9).

Informasi dihimpun, isu begal pocong tersebut pertama kali mencuat di grup facebook Info Wong Solo yang kemudian diteruskan ke grup Info Cegatan Klaten pada malam jelang Idul Adha, Minggu (11/9) lalu. Disebutkan, ada pelaku begal berpakaian pocong di Jalan Yogya-Solo, tepatnya di barat Desa Kepoh, Kecamatan Delanggu yang beberapa hari kemudian disusul foto penangkapan tersebut. Akibatnya, postingan itu mengundang banyak komentar.

“Awas sedulur” klaten dan sekitarnya.. kulo nembe mawo d cegat begal dengan kostum pocongan.. tiwas tx ndex’i jebol begal..tancap gas langsung aq..lok jln jgja solo.tepat ny kepoh ngulon..ati” lur kabeh ae,” tulis pemilik akun facebook Janoko Loro Ati di grup Info Cegatan Klaten, Minggu (11/9).

AKBP Faizal memiunta masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi di Medsos. Menurutnya, jika memang benar ada begal pocong, maka korban pasti melaporkannya ke kepolisian. Namun hingga sekarang tidak bukti laporan mengenai isu hoax tersebut.

“Justru mau saya cari dimana pocong itu. Apakah benar ada pembegalan dengan modus pocong. Bisa saja itu orang-orang iseng yang mencari perhatian agar eksis di Medsos dan jadi viral. Saya akan mencari dimana dia melihat (begal pocong), jangan katanya-katanya,” tandas Kapolres Klaten.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge