0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasatlantas: SAA Slamet Riyadi Minim Pelanggaran

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Prayudha Widiatmoko, (timlo.net/heru murdhani)

Solo — Penerapan Sistem Satu Arah (SSA) Jl Slamet Riyadi (Purwosari – Gendengan) yang diterapkan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo dinilai dapat diterima masyarakat. Ini didasarkan, pada minimnya keluhan warga Solo perihal penerapan kebijakan tersebut.

“Dalam penerapan kebijakan pasti timbul pro dan kontra. Namun, alangkah baiknya jika saling memahami dengan mewadahi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan dan mengesampingkan kepentingan-kepentingan individu semasat,” terang Kasatlantas Polresta Solo Kompol Prayudha Widiatmoko, Kamis (15/9).

Perwira menengah berpangkat melati satu di pundak ini mengaku, selama beberapa bulan sejak penerapan SSA tahap I di Jalan Prof Soeharso pada April lalu pihaknya telah menindak ratusan pelanggar lalu lintas. Meski begitu, bentuk pelanggaran masih bersifat umum perihal kelengkapan berkendara.

“Kalau secara menyeluruh, sejak April pemberlakuan SSA I di Jalan Prof Soeharso dulu ada sekitar 300-an kendaraan yang dikenakan Tilang. Tapi, itu bentuknya menyeluruh bukan spesifik semisal motor tidak stadar atau tidak memakai kelengkapan berkendara. Kalau untuk melawan arus, sangat jarang ditemui. Masyarakat sudah banyak yang mengerti,” jelas Kasatlantas.

Seperti diketahui, Dishubkominfo Kota Solo telah melakukan penerapan SSA sebanyak empat tahap. Tahap Pertama di Jalan Prof Soeharso, tahap kedua di Jalan Haryo Panular, Jalan Sungai Batang Hari, Jalan Kapten Patimura dan Jalan Pangeran Wijil, tahap ketiga di Jalan Radjiman, Jl Perintis Kemerdekaan dan Jl Agus Salim. Sedang yang terakhir, SAA Jl Slamet Riyadi ruas Bundaran Purwosari hingga Perempatan Gendengan.

“Kedepan, sejumlah ruas jalan lain akan diterapkan SSA untuk memperlancar arus kendaraan yang jumlahnya makin meningkat,” terang Kasi Managemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishubkominfo Kota Solo, Ari Wibowo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge