0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Saksi Ahli Ragu Mirna Tewas karena Sianida

Terdakwa Jessica Kumala Wongso (merdeka.com)

Timlo.net – Ahli toksikologi kimia forensik dari Universitas Indonesia, Budiawan, bersaksi dalam sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso. Sidang digelar di PN Jakarta Pusat, Rabu (14/9).

Budiawan meragukan korban Mirna meninggal karena keracunan zat sianida. Hal itu diungkapkan setelah melihat data yang mengatakan kondisi jenazah Mirna membiru di bagian ujung jari dan bibir.

“Tak ada hubungannya warna biru dengan sianida ini. Karena kalau sianida (ada dalam tubuh), harusnya (jenazah) merah,” kata Budiawan di persidangan.

Dia berkeyakinan bila Mirna keracunan sianida maka di sekujur tubuhnya harus berwarna merah. Sebab orang yang terpapar sianida tubuhnya akan kehilangan oksigen dan menimbulkan lebam merah terang.

Hal itu disebabkan karena oksigen dalam darah terhambat. Oksigen tak dapat bergabung dengan zat besi, yang terpapar secara fisik, dengan bentuk memerahnya tubuh.

“Indikasi umum, indikasi merah yang seharusnya terjadi,” ucap Budiawan.

Tak hanya itu, dia juga mempertanyakan 7.400 mg per liter sianida ada di kopi yang diminum Mirna, sebagaimana tertuang dalam BAP. Bila hal itu benar terjadi, kata dia, maka seharusnya semua orang yang ada dekat dengan Mirna ketika di Kafe Olivier ikut terkena dampak sianida.

“Harusnya, bau gasnya kemana-mana dan ada potensi orang yang hirup bisa mati, karena maksimal 4,4 mg perliter saja orang sudah harus dievakuasi,” terang Budiawan.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge