0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Jessica, Saksi Ahli Bingung

Terdakwa Jessica Kumala Wongso bersama kuasa hukumnya (merdeka.com)

Timlo.net – Ahli toksikologi kimia forensik dari Universitas Indonesia, Budiawan, bersaksi dalam sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso. Sidang digelar di PN Jakarta Pusat, Rabu (14/9).

Mengawali kesaksiannya, Ketua Tim Penasihat Hukum Terdakwa Jessica, Otto Hasibuan memaparkan 7 barang bukti (BB) yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). BB tersebut antara lain es kopi Vietnam Mirna, kopi pembanding, cairan lambung 70 menit setelah meninggal, dan cairan sampel lambung Mirna.

“Atas hal ini, apa yang ahli simpulkan?” tanya Otto.

Budiawan mengaku bingung atas metode apa yang digunakan ahli untuk menganalisis BB itu. Sebab dari data yang diterimanya dia mengaku baru kali ini melihat hasil analisis sebagaimana yang diterimanya dari tim penasihat hukum.

“Kami sebagai analisis toksikologi bingung, ini metode apa yang digunakan. Ini kan sianida, tapi enggak jelas. Tapi kalau seperti ini, kami tidak tahu apa yang digunakan,” jawab Budiawan.

Dia menjelaskan bila ada 7.400 mg per liter sianida ada di kopi yang diminum Mirna sebagaimana dalam BAP seharusnya semua orang yang ada dekat dengan Mirna ketika di Kafe Olivier, Tanah Abang, Jakarta Pusat akan terkena dampak dari racun sianida itu.

“Harusnya, bau gasnya ke mana-mana. Dan ada potensi orang yang hirup bisa mati, karena maksimal 4,4 mg per liter saja orang sudah harus dievakuasi. Maka saya lihat data ini, apa iya benar?” ungkap Budiawan.

“Jika benar ada 7.400 mg per liter dan POH-nya 2,64 maka PH-nya 11,33. Sedangkan, ini tertera 13. Sehingga saya pikir ada something yang tidak tepat,” sambung Budiawan.

Dia melanjutkan, dalam kasus seseorang yang terpapar sianida hingga meninggal, mayatnya akan berwarna merah bata atau sering disebut red cherry. Selain warna, mayat itu juga akan tampak lebam di sekujur tubuhnya.

“Dalam banyak kasus lebam mayat pada intoksifikasi sianida berwarna merah bata,” ucap Budiawan.

Hal itu kata dia dikarenakan oksigen dalam tubuh seseorang terikat sianida hingga menimbulkan warna merah bata seperti itu.

“Banyak oksigen yang terikat sama sianida sehingga menyebabkan warna merah cerah atau yang disebut red cherry,” pungkas Budiawan.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge