0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bermodal Proposal Bodong, Tiga Sekawan Ini Peras Pedagang

merdeka.com
3 Pria mengaku anggota Laskar Bali memeras di pasar (merdeka.com)

Timlo.net — Tiga pria berbadan kekar penuh tato diamankan Polres Jembrana Bali. Ketiganya diamankan lantaran melakukan pungutan liar berkedok sumbangan mengatasnamakan organisasi Laskar Bali.

Mereka memaksa para pedagang di pasar rakyat Desa Pegung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana untuk menyetor uang Rp 150 ribu per pedagang.

Gerah dengan ulah ketiganya, salah seorang korban melaporkan kepada polisi. Lantas tiga sekawan itu dibekuk. Saat ini mereka meringkuk dalam sel tahanan.

Ketiganya adalah ASP (27) asal Nganjuk Jawa Timur, Gusti Agung Komang H (33) serta I Ketut SD (27) keduanya dari Jembrana. Dalam aksinya mereka membawa proposal bodong meminta sumbangan kegiatan organisasi ke sejumlah pedagang di pasar.

“Mereka minta dana Rp 150 ribu setiap pedagang dengan dalih untuk biaya ulang tahun Laskar Bali pada bulan Okteber mendatang,” terang Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra, Minggu (11/9).

Karena takut, sejumlah korban memenuhi permintaan ketiga pelaku. Namun begitu pelaku pergi, korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Dari hasil penyelidikan, akhirnya ketiga pelaku berhasil dibekuk saat sedang melaksanakan aksinya di stan penjualan pakaian milik Pak Suud di area pasar rakyat Lapangan Pergung Desa Pergung, Mendoyo.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu lembar proposal bodong yang mengatasnamakan organisasi Laskar Bali, dan uang tunai sebesar Rp 450.000.

“Pelaku kita jerat pasal 368 KUHP tentang Pemerasan jo pasal 65 karena dilakukan berulang-ulang dan jo pasal 378 tentang Penipuan, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” ujar Sudarma Putra.

Secara terpisah, Ketua DPC Laskar Bali Jembrana AA Ngurah Setiawan mengaku tindakan ketiganya memalukan dan telah merusak citra organisasi Laskar Bali.

Karena itu dirinya juga telah melaporkan ketiga pelaku tersebut atas tuduhan mencemarkan nama baik, termasuk pemalsuan tanda tangan dirinya selaku Ketua DPC Laskar Bali Jembrana.

“Nama dan tanda tangan saya dipalsukan di dalam proposal. Itu artinya proposal yang mereka buat bodong. Mereka juga sudah mencemarkan nama baik organisasi, kita sudah laporkan juga ke Polres terkait ini. Untuk selanjutnya di intern organisasi juga akan kita bahas terhadap ketiga oknum ini,” tegas pria yang akrab disapa Gung Wah.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge