0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPU Klaim Tawaran Dana dari DPRD Telat

Kendaraan melintas di Jalan Pakel yang rusak (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menampik tudingan kalangan legislatif yang menyebut mereka tidak becus bekerja karena menolak dana tambahan dari APBD Kota Solo untuk pelebaran Jalan Pakel, keluarahan Sumber, Banjarsari. DPU menilai tambahan anggran tersebut diberikan pada saat yang tidak tepat.

“Kita ditawari tambahan anggaran ketika sudah mendekati akhir tahun. Saya tidak berani menerima karena kemungkinan besar akan terlambat,” kata Kepala DPU Solo, Endah Sitaresmi, Sabtu (10/9).

Diakuinya, pengerjaan fisik pelebaran jalan sendiri memang tidak perlu waktu lama. Namun saat ini, Jalan Pakel tengah dalam pengerjan penutupan lubang serta penambahan aspal baru (overlay). Sedangkan untuk melebarkan jalan, DPU harus mengadakan lelang tersendiri.

“Kalau lelang lagi, harus menunggu pengerjaan yang sekarang selesai. Kan tidak mungkin dua kontraktor bekerja di tempat yang sama. Terus saya mau lelang kapan,” kata dia.

Dengan pertimbangan waktu yang tidak memungkinkan, akhirnya Sita memutuskan untuk menolak tambahan anggaran tersebut.

Sebelumnya diberitakan bahwa DPRD Solo mengecam keras kinerja DPU Solo yang lelet menggarap Koridor Adi Sumarmo dan Jalan Pakel. Di Jalan Adi Sumarmo sampai saat ini belum tampak adanya pengerjaan fisik meski lelang telah selesai diselenggarakan pertengahan Agustus lalu.

Sedangkan untuk Jalan Pakel, DPRD menyayangkan DPU menolak tawaran tambahan anggaran untuk pelebaran jalan dengan alasan waktu yang terlalu mepet.

“Dulu kan memang diajukan untuk pengerjaan Jalan Pakel pakai DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pusat. Ternyata dipotong dari Rp 7,1 Miliar jadi Rp 1,8 Miliar. Kita sudah tawarkan dana tambahan dari APBD Perubahan tapi malah ditolak. Sebenarnya niat kerja atau tidak,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Solo, Supriyanto.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge