0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Shelter Sriwedari Belum Dibangun, PKL Minta Balik ke City Walk

dok.timlo.net/angel rose
Dua PKL eks city walk bertahan berjualan di area seletan Stadion Sriwedari (dok.timlo.net/angel rose)

Solo — Pedagang Kaki Lima (PKL) Gerobak Kuning eks city walk Jl Slamet Riyadi Solo minta diperbolehkan berjualan kembali di area city walk per tanggal 1 Oktober mendatang. Alasannya, pembangunan shelter di selatan Stadion Sriwedari hingga saat ini belum juga dikerjakan. Padahal, Pemkot menjanjikan awal April lalu, PKL sudah mendapatkan tempat berjualan.

Ketua Paguyuban Gerobak Kuning Solo, Sukirno mengatakan pihaknya sudah sangat bersabar. Lima bulan, bukanlah waktu yang sebentar. Menurut dia, lambannya pembangunan shelther dikarenakan adanya perbedaan pendapat antara Pemkot dan Dinas Pengelolaan Pasar (DPP), mengenai desain shelter.

“Kalau dari Pak Walikota, bentuknya leter L sementara desain dari DPP, shelter akan dibikin berderet seperti pasar,” kata Sukirno saat ditemui Sabtu (10/9).

Pria 58 tahun ini setuju shelter seharusnya berbentuk leter L. Desain tersebut, menurut Sukirno akan memudahkan pengunjung untuk memilih jajanan apa yang akan dibeli. Kemudian lahan kosong di tengah shelter bisa dimanfaatkan untuk kegiatan kesenian atau agenda Kota Solo. Sehingga akan mengundang lebih banyak orang  untuk datang.

Terlepas dari persoalan perbedaan desain, Sukirno berharap pembangunan shelter segera dimulai. Pasalnya, banyak pedagang yang mengeluh tak dapat pemasukan yang cukup, semenjak dipindahkan ke area timur Stadion Sriwedari.

Sementara itu, rencananya hari ini, Sabtu (10/9), Pemkot melalui DPP akan menyurati  Bank BTN agar segera memulai pembangunan shelter di area selatan Stadion Sriwedari.

“Tak perlu surat-menyuratlah, Pak Wali telepon saja sudah beres kok,” kaata Sukirno.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge