0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

4 Tips Mengasuh Anak Introver

Anak introver. (Dok: Timlo.net/ Paperstone.)

Timlo.net—Menurut ahli terapi anak Jayashree Nair, sangat penting bagi orang tua untuk memastikan jika anak-anak mereka menyuarakan pikiran dan pendapat mereka sejak usia muda. Dia berkata, “Sekalipun sekolah mendorong anak-anak berbicara di kelas dan membiarkan guru tahu apa yang anak pikirkan, saya percaya orang tua harus melakukan hal yang sama di rumah. Hanya saat mereka mulai berbicara dan mengungkapkan apa yang mereka pikirkan dan rasakan mereka akan mulai memiliki kepercayaan diri dalam hidup.”

Akan tetapi bagaiman jika anak Anda seorang introver yang memiliki kepribadian tertutup, pemalu dan pendiam? Berikut beberapa cara bagi orang tua untuk mengasuh anak yang introver:

Ketahuilah jika tidak ada yang salah dengan anak introver

Ada banyak anak yang mengalami kesulitan besar untuk terbuka baik kepada guru dan teman-teman di sekolah juga kepada orang tua mereka. Tidak ada yang salah dengan hal ini. Sebagai orang tua, paling tidak Anda harus memahami jika anak Anda mencoba berkomunikasi dengan cara lain tanpa perlu banyak berbicara.

Perkenalkan anak dengan teman dan lingkungan baru bertahap

Jangan terburu-buru. Sediakan waktu untuk menolong anak terbiasa dengan situasi dan orang-orang baru. Pastikan Anda juga berkomunikasi dengan mereka yang baru pertama kali ditemui anak Anda. Tentunya Anda tidak ingin anak Anda tumbuh menjadi anak yang canggung dan ragu saat bertemu dengan orang lain.

Bantulah anak mengembangkan bakat

Satu-satunya cara anak bisa bersosialisasi adalah saat dia beranjak dari rumah dan memiliki teman-teman baru. Hal ini bisa dilakukan di sekolah atau dari kegiatan di mana dia menyalurkan hobinya. Pastikan anak terlibat kegiatan ekstrakulikuler dan memiliki hobi. Selain membuat anak Anda sibuk sepanjang hari, hal ini akan membuat anak berbaur dengan anak-anak lain di kelas.

Ingatkan anak saat mereka menikmati hal yang dulu mereka takuti

Pastikan anak Anda merasa percaya diri tentang dirinya. Kapanpun dia terlihat nyaman tentang sesuatu yang dulunya mereka takuti, ingatkan pada mereka tentang hal itu. Puji mereka juga jika mereka mulai berani melakukan hal-hal yang mereka takuti misalnya memulai percakapan dengan orang yang tidak mereka kenal atau bermain dengan teman baru.

Sumber: Times of India.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge