0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Diresahkan Pencurian CD Wanita di Jemuran

Ilustrasi pencuri (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Belakangan ini warga Banjar Gulingan, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana dibuat resah dengan adanya kejadian unik dan aneh serta menggelitik.

Sejumlah wanita di kampung ini mengaku sering kehilangan celana dalam (CD) saat dijemur. Lucunya lagi CD yang hilang tersebut biasanya yang masih baru dipakai satu sampai dua kali. Sedangkan CD yang sudah usang tidak pernah ada yang hilang.

“Kejadian aneh ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama. Warga sebenarnya sudah berusaha mengintip atau menjebak pelaku namun pelakunya enggak pernah tertangkap,” ujar Ketut Purnawita, salah seorang warga Yehembang Kauh, Jumat (9/9).

Menurut Ketut, anehnya lagi CD wanita yang hilang itu keesokan harinya justru ditemukan di saluran irigasi diletakkan di celah-celah batu besar atau diletakkan di bawah batu agak besar.

“Setiap ada wanita yang kehilangan CD, besoknya pasti CD yang hilang itu pasti ditemukan di saluran irigasi. Ini yang membuat kami bingung,” imbuh Ketut dan dibenarkan warga lainnya.

Bahkan menurut Ketut, istri Kade Kertawana yang tak lain adalah saudaranya yang tinggal di Denpasar, saat pulang kampung sebelum Galungan beberapa hari lalu juga kehilangan celana dalam. Namun keesokan harinya ditemukan di saluran irigasi dekat perkampungan.

“Saya heran yang dicuri kok hanya celana dalam wanita. Saya curiga di kampung itu ada yang kelainan seksual atau ada yang mempelajari ilmu sesat,” katanya.

Pihaknya dan warga lainnya berharap pelaku bisa tertangkap dan bisa terungkap motif pencurian celana dalam. Mengingat kejadian itu sudah terjadi sejak lama dan membuat resah warga terutama kaum wanita.

Terkait hal tersebut Perbekel Yehembang Kauh I Ketut Mustika dikonfirmasi melalui telepon mengaku tidak mendengar hal tersebut, karena belum pernah ada laporan atau pengaduan dari warga yang kehilangan.

“Saya tanya kelian banjarnya juga enggak tahu ada kejadian seperti itu di banjarnya. Tapi nanti akan kami telusuri,” jelas Mustika.

Kabarnya sejak kasus ini mencuat, para pemuda di lingkungan setempat sering ronda hingga pagi hari. Sialnya ada saja laporan dari warga yang mengaku kembali kehilangan celana dalam wanita.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge