0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Halte BST, Legislator : Gunakan Nama Khas Solo

timlo.net/achmad khalik
Seorang pekerja menurunkan nama halte komersial (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Respon cepat yang dilakukan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo dalam mengganti sejumlah nama halte komersial disejumlah titik mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Mereka menilai, kontrol yang dilakukan masyarakat dan wakil rakyat untuk kemajuan Kota Solo memang seharusnya dilaksanakan.

“Ini sikap positif yang seharusnya dilakukan oleh seluruh instansi Pemkot Solo. Jika, masyarakat benar dalam menyoroti sebuah kesalahan maka Pemkot juga harus legowo mendengarkan kata hati rakyat,” terang Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto kepada Timlo.net, Jumat (9/9) malam.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini mengatakan,  penamaan halte Batik Solo Trans (BST) tidak seharusnya menggunakan nama komersial. Namun seharusnya, mengusung nama yang mencerminkan kearifan lokal Kota Solo.

“Bisa saja kan mengambil nama kelurahan, lokasi perempatan terkenal, nama jalan atau nama lain berbau Solo. Bukan malah nama komersial,” tandas Honda.

Pihaknya berharap, kedepan penamaan fasilitas publik yang dibangun Pemkot Solo hendaknya mengusung nama lokal khas Kota Solo. Sehingga, menambah nilai edukasi dan mengenalkan budaya lokal Kota Solo kepada masyarakat.

Pantauan Timlo.net, sejumlah halte dengan nama komersial mulai diturunkan malam ini. Termasuk, Halte Mc Donald yang menuai kritikan pedas dari masyarakat maupun kalangan dewan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge