0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BST Lewat Contraflow Slamet Riyadi Berpotensi Tersenggol Batara Kresna

timlo.net/ichsan rosyid
Dishubkominfo menguji coba jaur contraflow slamet riyadi yang akan diterapkan Selasa (13/9). Uji coba dilakukan awal September dengan dua bus ukuran tanggung di saat kereta batara kresan melintas (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Bus Batik Solo Trans (BST) berpotensi terserempet kereta Batara Kresna bila jalur contra-flow koridor I Slamet Riyadi Purwosari – Gendengan diterapkan. Hal ini diketuahi dalam uji coba yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo awal bulan lalu.

“Kita sudah uji coba bagaimana kalau contra-flow diterapkan kemudian ada bus melintas bersamaan dengan kereta batara kresna,” kata Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishubkominfo Solo, Ari Wibowo, Jumat (9/9).

Dalam uji coba tersebut, Dishubkominfo menggunakan dua bus ukuran tanggung. Satu bus diparkir mendekati marka kuning pembatas jalur kereta, satu lagi diparkir sedikit lebih jauh tapi masih di batas batas jalur  yang akan digunakan sebagai contra-flow. Hasilnya, spion bus pertama sedikit bersengolan dengan spion kereta api.

“Kebetulan waktu kita uji coba, kereta yang lewat pakai rangkaian kereta prameks yang ukurannya lebih besar. Kalau rangkaian kereta Batara Kresna yang merah itu ukurannya lebih kecil,” kata dia.

Selain ukuran kereta, bus yang digunakan untuk uji coba juga lebih besar dibanding bus yang biasa lewat. Bus koridor I biasanya menggunakan bus ukuran kecil. Namun bus yang digunakan dalam uji coba adalah bus tanggung.

“Memang selama ini bus yang dipakai masih bus kecil. Tapi kabarnya akan diganti dengan bus yang kita pakai untuk uji coba,” kata Ari.

Sebagai antisipasi, Dishubkominfo telah menghimbau operator agar lebih berhati-hati ketika melintas jalur contra-flow tersebut. Bahkan disaranakan pengemudi bus untuk berhenti sehingga potensi tersenggol kereta bisa ditekan semaksimal mungkin.

“Kita sarankan supaya mengalah. Tidak perlu teruburu-buru karena itu kan memang jalurnya mereka (kereta),” kata Ari.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge