0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Blantik Sapi Minta Dikawal Polisi? Kapolres: Silakan, Gratis

dok.timlo.net/aditya wijaya
Kapolres Klaten AKBP Faizal (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Kapolres Klaten AKBP Faizal mengimbau kepada para blantik atau peternak sapi untuk meminta pengawalan petugas bila bertransaksi dalam jumlah besar. Untuk lebih menjamin keamanannya, Kapolres juga meminta para blantik untuk langsung menyetorkan uang hasil transaksi ke bank.

“Mereka yang membawa dana besar, baik yang pembeli atau penjualnya kami sarankan untuk mengajak polisi untuk mengawal. Enggak ada biayanya (gratis). Kalau perlu pakai mobil patroli, silahkan,” ujar Kapolres Klaten AKBP Faizal, Jumat (9/9).

Imbauan tersebut, terang dia, berkaca dari aksi perampokan bersenjata api yang menimpa seorang blantik sapi di wilayah Jatinom pada Idul Adha tahun lalu. Ketika itu uang hasil transaksi penjualan sapi senilai Rp 50 juta milik korban raib dibawa kabur perampok.

“Blantik masih identik wong ndeso yang hanya menyimpan uangnya di dalam saku. Jangan sampai terulang kejadian blantik dirampok. Jangan takut untuk dikawal,” terang AKBP Faizal saat ditemui di Balai Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom.

Mendekati hari raya besar seperti Idul Fitri maupun Idul Adha, imbuh Kapolres, masyarakat yang tidak memiliki penghasilan tetap tak jarang untuk memenuhi kebutuhannya melalui jalan pintas, yakni aksi kriminalitas. Maka pihaknya melakukan gelar pasukan, termasuk melibatkan TNI, Satpol PP, dan Pam Swakarsa, serta meminta masyarakat yang memiliki sapi dan kambing untuk patroli dan penjagaan 24 jam.

“Kita berdayakan Babinkamtibmas untuk terjun ke masyarakat dalam hal pencegahan, termasuk transaksi-transaksi di pasar hewan. Diharapkan masyarakat wilayah Klaten dapat terjaga keamanan serta kenyamanan dalam melaksanakan perayaan Idul Adha dan libur panjang,”imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge