0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hasil Penyidikan, Ini Motif Perampokan di Pondok Indah

merdeka.com
Polisi membekuk pelaku perampokan di Pondok Indah (merdeka.com)

Timlo.net – Empat pelaku perampokan terhadap mantan Vice President Exploration ExxonMobil Indonesia, Asep Sulaiman di Pondok Indah, ditangkap polisi. Setelah di hari kejadian diamankan AJS dan S, pada Rabu malam kemarin, diamankan dua lainnya yakni RH (36) alias Hans dan SAS (52) alias Aminuddin. Dari hasil penyidikan, polisi memastikan kejahatan tersebut adalah murni perampokan.

“Fakta penyidikan yang kita tegaskan bahwa ini perampokan murni didukung dengan fakta penyidikan. Tidak lewat opini,” kata Kasubdit Jatanras Ditkrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan di kantornya, Kamis (8/9).

Adhi Jhon Suyadi bersama Samadi ditangkap di lokasi kejadian. Lalu menyusul dua orang RH dan SAS (52) alias Aminuddin diamankan. Kini masih ada satu pelaku lagi C masuk daftar pencarian orang.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap satu lagi pelaku. Mudah-mudahan bisa segera kami tangkap,” katanya.

Kuasa Hukum Adhi, Apolos Djara Bonga mengatakan jika peristiwa itu terjadi karena ingin menyelesaikan masalah privasi, bukan merampok. Namun hal itu dibantah oleh Kabid Humas Polda Metro, Kombes Awi Setiyono.

“Itu alibinya dia (Adhi). Cuma alibinya tidak didukung kesaksian tersangka yang lain. Karena kita tidak mengejar pengakuan mereka, kita kumpulkan pembuktian ini,” tandasnya.

Seperti diketahui, Adhi Jhon Suyadi bersama Samadi menyatroni rumah Asep Sulaiman di Jalan Bukit Hijau IX No 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Selama kurang lebih sembilan jam Asep dan keluarganya disandera.

Pelaku yang sudah kenal dengan Asep sempat meminta dibuatkan mi dan melakukan salat berjemaah. Meski sempat menodongkan senjata api, Adhi dan komplotannya tidak mengambil barang korban.

[did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge