0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Orangtua Sofia Sempat Dimintai Uang Tebusan Rp 60 Juta

Mobil yang digunakan untuk menculik Sofia (merdeka.com)

Timlo.net – Mahasiswi Universitas Soedirman yang diculik, Sofia Nur Atalina, akhirnya ditemukan. Mahasiswi Fakultas Kedokteran ini diculik lima orang pria yang membawa mobil bak terbuka.

Beberapa jam setelah penculikan, orangtua Sofia, Masruri, mengaku mendapatkan telepon dari orang yang tidak dikenalnya. Penelepon meminta disiapkan Rp 60 juta karena Sofia telah menabrak seseorang.

“Katanya waktu di telepon, menabrak orang dan meminta uang Rp 60 juta dikirim lewat rekening anak saya,” ujar Masruri, Kamis (8/9).

Namun, dia tak percaya begitu saja. Sebab, dia sempat mendengar suara Sofia yang justru dalam keadaan tertekan.

Merasa ada yang tak beres, dia kemudian mendatangi kantor polisi.

“Saya kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Kebetulan saya sedang kerja, dihubungi istri dan kemudian melaporkannya ke ke Polres Cilacap,” ujarnya.

Sofia akhirnya diketemukan setelah mobil Honda Brio miliknya yang juga ditumpangi empat pelaku menabrak motor tukang ojek yang membantu melakukan pengejaran. Informasi yang dihimpun, mobil berwarna merah itu sempat dihadang mobil patroli Polsek Kalipucang, namun berhasil lolos. Masyarakat yang melihat membantu mengejar.

Saat itulah, mobil menabrak motor tukang ojek yang membuat laju mobil terhenti karena tersangkut. Mobil ditabrak dari belakang, empat pelaku langsung kabur ke arah Hutan Ciganjeng wilayah Cipari Kabupaten Pangandaran, namun satu berhasil ditangkap.

Bersamaan dengan pengejaran pelaku, warga dan polisi melihat ke dalam mobil untuk mencari keberadaan Sofia. Kabarnya, selama penculikan, Sofia yang duduk di kursi belakang diapit dua pelaku dan mendapatkan perlakukan kasar.

Kepala Kepolisian Resor Banyumas Ajun Komisaris Besar Gidion Arif Setyawan, mengatakan, dari hasil penyelidikan, diketahui salah satu pelaku yang menjadi otak penculikan merupakan residivis. Pernah juga terlibat dalam kasus pencurian dan kekerasan.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge