0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Kelangkaan, Masyarakat Diminta Ikut Awasi Distribusi LPG 3 Kg

dok.timlo.net/nanang rahadian
Operasi pasar LPG 3 Kg (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Masyarakat diminta aktif melaporkan adanya penyalahgunaan gas melon bersubsidi atau LPG 3 Kg. Hal tersebut merupakan salah satu cara mengatasi kelangkaan gas yang seringkali terjadi.

“Laporan dari masyarakat sangat membantu kita untuk melakukan tindakan jika memang ada penyalahgunaan,” kata Kabag Perekonomian Pemkab Karanganyar Timotius Suryadi, Rabu (7/9).

Tahun lalu masih ada 26 desa yang belum ada pangkalannya, namun sekarang 177 desa dan kelurahan sudah lengkap. Namun bukan berarti tidak ada masalah, sebab untuk memenuhi kuota setiap pangkalan bukan hal mudah. Jatah pangkalan baru sudah pasti diberikan dengan mengurangi jatah pangkalan lain. Pengurangan juga menimbulkan masalah karena tidak ada pangkalan yang mau jatahnya dikurangi.

“Karena itu kami harus menghitung ulang kebutuhan LPG 3 Kg di suatu desa, kemudian disesuaikan dengan jumlah pangkalan, dan ketemulah angkanya. Akhirnya seluruh pangkalan saat ini sudah mendapatkan pasokan yang cukup,” jelas Timotius.

Karena itu agar tidak terjadi kelangkaan, harus ada kontrol. Jangan sampai ada salah sasaran sebagaimana contoh tersebut. Warga harus aktif melaporkan, agar jatah LPG 3 Kg sebanyak 29.000-an setiap hari cukup karena masuk ke sasaran yang ada.

Sementara itu Uki Atmanegara, Sales Eksekutif Elpiji Pertamina Regional Surakarta mengatakan, pihaknya tidak mungkin menambah jatah pasokan, karena hitungan subsidi sudah ditetapkan dari pemerintah pusat.

Karena itu dia setuju dilakukan kontrol yang melibatkan masyarakat, agar jangan sampai ada salah sasaran yang mengakibatkan kelangkaan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap kebutuhan LPG 3 Kg tak menimbulkan masalah. Termasuk sosialisasi keamanan menggunakan gas melon tersebut, agar tidak muncul lagi kecelakaan di masyarakat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge