0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hj Sulani Menghilang, Diduga Ikut Kelompok Mujais

Kusrina Ambarwati, anak Hj Sulani (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Mantan pesinden terkenal dari Sragen, Hj Sulani sudah lama meninggalkan rumah jauh hari sebelum petugas eksekutor dari Pengadilan Negeri Sragen mengeksekusi bekas rumahnya di Dukuh Benersari RT 27 Desa Bener, Kecamatan Ngrampal. Dia dikabarkan pergi ke Malang Jawa Timur untuk bergabung dengan Mujais, orang yang mengaku sebagai presiden tandingan dari Pemerintah Negara Republik Indonesia.

“Ibu pergi ke Malang ikut Mujais. Awalnya dia cuma bilang mau ke Malang, karena ada orang yang mau menanggung hutangnya. Saya sendiri tidak tahu ibu tahu info itu dari mana,” kata anak Hj Sulani, Kusrina Ambarwati, Rabu (7/9).

Ririn, sapaan akrabnya, mengungkapkan, lantaran sibuk bekerja dia tidak ingat persis kapan terakhr kali ketemu dengan ibunya. Namun sekitar tiga hari lalu sempat berhungan melalu telepon. Hj Sulani saat itu mengatakan kalau berada di Malang, tepatnya di markasnya Mujais.

“Saya minta Ibu untuk pulang, tapi tidak mau. Saya tahu, bahwa Mujais itu pembohong. Di sana itu banyak orang-orang yang tidak benar,” terangnya.

Sejak bergabung dengan Mujais, kata Ririn, perilaku ibunya berubah seribu kali. Tidak ada satu pun orang yang dipercaya kecuali Mujais. Orang yang dipercaya bisa melunasi hutangnya.

“Intinya ada orang yang bertanggung jawab untuk melunasi hutang, saya juga nggak percaya, masak semudah itu untuk melunasi hutang,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge