0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dijanjikan Talut Penahan Sampah, Malah Dapat Bak Penampungan

timlo.net/putra kurniawan
Gunungan sampah di Dusun Tambak, Desa Grogol menimbulkan bau yang tidak sedap (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Pemerintah Desa Grogol sempat dijanjikan dibuatkan talut pembatas antara penampungan sampah dengan sungai. Namun realisasinya tidak seperti yang diharapkan, karena hanya dibangun bak penampungan sampah berukuran sangat kecil.

“Dulu dari DPU pernah menjanjikan akan membangunkan talut pemisah antara sungai dengan penampungan sampah. Kita sampai ikut ngukur berapa panjangnya dari luas keseluruhan, namun tidak tahu kenapa yang terealisasi bak sampah,” kata Kepala Desa Grogol, Kristin Ari Supadmi, Rabu (7/9).

Padahal, talut pemisah itu dirasa sangat penting agar sampah tidak terbawa arus aliran Kali Mati dan tidak meluber kemana-mana. Namun dana yang turun hanya Rp 20 Juta dan direalisasikan dalam bentuk bak penampungan sampah berukuran kecil, sehingga tidak banyak bermanfaat untuk pengelolaan sampah.

Namun demikian, Pemerintah Desa Grogol berinisiatif untuk melakukan inovasi dalam mengelola sampah dari rumah tangga dan industri. Saat ini sudah ada rencana untuk memaksimalkan Bank Sampah yang sudah ada dan akan melakukan studi banding ke desa yang berhasil mengelola sampah dengan baik.

“Kita sudah anggarkan dari dana desa untuk studi banding pada tahun ini dalam rangka pengelolaan sampah yang efektif. Dan tahun ini kita melakukan studi banding ke Klaten dan Yogjakarta, nanti hasilnya akan kita terapkan pada tahun depan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge