0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Penyebab Sampah Menggunung di Kali Mati

timlo.net/putra kurniawan
Gunungan sampah di Dusun Tambak, Desa Grogol menimbulkan bau yang tidak sedap (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo – Puluhan kubik sampah menggunung di Kali Mati, Dusun Tambak, Desa Grogol, Kecamatan Grogol selama bertahun-tahun. Tumpukan sampah ini sebagian besar berasal dari sampah industri yang berada tidak jauh dari lokasi yang menjadi penampungan sampah sementara.

“Sekitar 40 persennya berasal dari sampah dan limbah industri plastik, sisanya dari sampah rumah tangga. Untuk saat ini kita terkendala jadwal pengambilan sampah dari DPU, hanya tiga kali seminggu, kalau kita tambah harus tambah biaya lagi,” kata salah satu warga, Sutarto, Rabu (7/9).

Saat ini truk sampah dari DPU mengambil sampah dari Kali Mati tiga kali dalam satu pekan dengan biaya yang dikeluarkan warga Rp 75 ribu sekali pengambilan. Ditambah lagi setiap bulan pengelola sampah di Dusun Tambak membayar Rp 600 ribu ke petugas pengambil sampah.

Sementara itu, pihak pengelola sampah warga menarik pungutan Rp 50 ribu per bulan kepada setiap KK, dan Rp 150 ribu untuk industri. Namun dari pihak industri hanya membayar Rp 50 ribu setiap bulan, sehingga dana yang terkumpul hanya cukup untuk membayar truk sampah tiga kali sepekan.

“Kalau mau ditambah lagi sebenarnya bisa, namun warga keberatan jika uang pungutan atau iuran pengambilan sampah dinaikkan. Jadi masalah sampah di sini sebenarnya ya sudah lama,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge