0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengerjaan Proyek Lelet, DPRD : DPU Niat Kerja atau Tidak?

Supriyanto (dok.timlo.net/)

Solo — Kalangan legislatif geram lantaran Pemerintah Kota lamban mengerjakan penataan Koridor Jendral Sudirman dan Jalan Pakel. Padahal dua proyek tersebut telah direncanakan sejak tahun lalu dan dianggarkan di APBD 2016 di awal tahun.

“Mereka beralasan waktunya  tidak cukup. Padahal menurut perhitungan kami masih sangat memungkinkan,” kata Ketua Fraksi Demokrat Nurani Rakyat, Supriyanto, Selasa (6/9).

Ketika ditemui wartawan di Monumen 45 Banjarsari, Sekretaris Komisi II itu menyayangkan Koridor Adi Sumarmo sampai saat ini belum dikerjakan sama sekali. Padahal koridor tersebut harus selesai paling lambat akhir Desember.

“Tinggal empat bulan lagi. Kalau tidak segera dikerjakan bisa molor,” kata dia.

Menurut informasi yang diperoleh dari situs Layanan Pengerjaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Solo, Koridor  Adi Sumarmo terbagi dalam tiga paket lelang yaitu Penataan Kawasan, Pembangunan Pedestrian, dan Peningkatan Jalan Adi Sumarmo. Nilai totalnya mencapai Rp 3,4 Miliar. Tiga paket itu  sudah selesai lelang dan penandatanganan kontrak dilaksanakan pada pertengahan Agustus.

Supriyanto juga menyayangkan sikap DPU yang terkesan enggan mengerjakan Jalan Pakel. Diakuinya anggaran untuk  Jalan Pakel dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat dipotong cukup drastis. Sebagai gantinya, DPRD telah menawarkan anggaran pengganti dari APBD.

“Tapi malah ditolak. Sebenarnya niat kerja atau tidak?” kata dia geram.

Ia menambahkan, dua jalan tersebut krusial karena nantinya akan menjadi akses utama keluar masuk pintu Tol Solo-Kertosono. Bila tidak ditangani dengan benar, dikhawatirkan lokasi tersebut menjadi titik bottle neck yang akan berdampak buruk pada lalu lintas di Solo.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge