0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggaran Pemerintah Dipangkas, Pelaku Hotel Kencangkan Ikat Pinggang

timlo.net/setyo pujis
ilustrasi kamar hotel (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Pemangkasan dana alokasi umum (DAU) yang dilakukan oleh pemerintah pusat turut mempengaruhi pendapatan hotel di wilayah Solo. Pasalnya, atas adanya kebijakan itu sejumlah agenda Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) dari pemerintah banyak yang berkurang.

“Karena adanya kebijakan pemangkasan anggaran itu, kita bahkan melakukan revisi target pada tahun ini sekitar 30 persen,” ujar Owner Hotel Omaya, dan sekaligus ketua PHRI Sukoharjo, Oma Nuryanto kepada wartawan, Selasa (6/9).

Dirinya mengatakan, pemangkasan anggaran sangat dirasakan dampaknya bagi  para pelaku bisnis hotel. Mengingat selama ini, mayoritas pendapatan yang diperoleh disumbang dari kontribusi agenda MICE pemerintah.

“Tidak hanya revisi target, bahkan atas dampak dari kebijakan itu sekarang sudah mulai banyak agenda MICE yang dicancel dan sebagian melakukan rasionalisasi anggaran,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi yang sama juga dirasakan pelaku hotel lainnya. General Manager  Swiss-Belinn Saripetojo, Faizal Trenggono mengaku karena adanya pemangkasan anggaran dari pusat itu saat ini sudah ada dua agenda dari dua grup besar yang terpaksa melakukan cancel.

“Kebijakan ini tentu sangat memukul bagi pelaku hotel. Karena memang tidak bisa dipungkiri, bahwa agenda MICE dari pemerintah selama ini cukup banyak memberikan andil dalam menyumbang pendapatan hotel,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge