0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Ciri-Ciri Hewan Korban yang Tak Layak Disembelih

Tim pemantauan dan pengawasan hewan korban Dispertan Klaten saat meninjau rumah ternak di Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten bakal menerjunkan puluhan personel yang tergabung dalam tim pemantau dan pengawasan hewan korban. Tujuannya supaya tidak ada hewan ternak yang afkir kesehatan, saat penyembelihan.

“Tim sebanyak 22 personil ditambah seorang petugas teknis dari masing-masing kecamatan yang akan dibagi menjadi lima kelompok untuk mengawasi hewan korban sembelihan di sejumlah tempat,” kata tim pemeriksa dan pengawas hewan kurban Bidang Peternakan Dispertan Klaten, Awiq Purwanti, Selasa (6/9).

Menurut dia, ketika masyarakat mencari hewan korban perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan fisik hewan korban secara keseluruhan. Diantaranya, tidak cacat dan tidak mengidap penyakit menular seperti antraks dan penyakit menular hewan lainnya.

“Kondisi kesehatannya harus baik agar tidak mengidap penyakit menular yang berpotensi menular ke manusia. Selain itu, fisik harus sempurna. Misalnya, kambing dan sapi tidak dalam kondisi buta dan pincang,” beber Awiq di sela-sela pemantauan di Pasar Hewan Pedan.

Ditambahkan, masyarakat juga perlu mengetahui umur hewan korban yang sudah layak untuk disembelih, yakni lebih dari satu tahun. Salah satu cirinya, bentuk fisik sudah dewasa dan giginya tanggal.

“Sapi atau kambing yang giginya sudah tanggal memiliki ciri gigi seri yang mulai renggang. Selain itu, pada bekas tanggalnya terdapat gigi baru yang tumbuh. Jika menemukan seperti itu, sebaiknya jangan diterima,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge