0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diambil Pemprov, Pendidikan SMA/SMK Karanganyar Tetap Gratis

dok.timlo.net/nanang rahadian
Bupati Karanganyar Juliyatmono (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Pelaksanaan pendidikan gratis yang sudah berjalan dalam dua tahun terakhir sampai SLTA, akan tetap berlangsung. Pemkab Karanganyar tetap memberikan subsidi kepada siswa SMA dan SMK, meskipun pengelolaannya sudah diambil alih Pemprov Jateng.

“Saya akan tetap memberikan subsidi kepada anak-anak Karanganyar yang sekolah di SMA dan SMK, agar mereka sekolah secara gratis. Saya akan alokasikan anggaran menutup sisa anggaran operasional mereka,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Selasa (6/9).

Bupati Juliyatmono mengatakan Pemprov sudah melayangkan surat kepadanya bahwa SMK dan SMA tetap harus diserahkan pengelolaannya kepada Pemrpov sesuai amanat undang-undang. Penyerahan itu tidak perlu menunggu keputusan gugatan Juducial Review ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang sekarang masih dalam proses persidangan.

“Yang belum saya serahkan adalah aset tanah milik Pemkab Karanganyar kepada Pemprov Jateng. Saya masih akan hitung-hitungan dulu, bagaimana nanti. Namun kalau pengelolaan, tidak masalah saya serahkan,” kata dia.

Namun penyerahan ini yang meresahkan karena dikhawatirkan akan mengembalikan kondisi, sekolah menjadi berbayar lagi. Pemkab sudah berembug dengan Pemprov. Kalau memang nanti biaya operasional anak-anak SMA dan SMK tidak bisa sepenuhnya dikaver Pemprov agar tetap gratis,

“Kami siap memberikan subsidi. Saya tidak menyubsidi Pemrpov, tapi kami menyubsidi anak-anak Karanganyar yang sekolah di SMA dan SMK yang akan dikelola Pemprov,’’ kata dia.

Dari data yang ada di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Karanganyar, ada sekitar 7.300-an siswa di tingkatan sekolah menengah itu. Selama ini mereka disubsidi sekitar Rp 1,3 juta untuk siswa SMK dan Rp 1 juta untuk siswa SMA. Biaya itu menutup BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang sudah dikucurkan.

Karena itulah ketika pengelolaan diserahkan ke Pemprov sempat muncul kekhawatiran, namun kini semua sudah clear, pendidikan gratis sesuai Perda Bupati tetap berlangsung.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge