0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Jadi Sarang PSK, Rumah Kos Digerebek

dok.timlo.net/tarmuji
Warga dan pemilik kos menandatangani surat perjanjian di Mapolsek Purwantoro (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Warga Dusun Bangsri, Desa Bangsri, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri resah dengan keberadaan rumah warga setempat yang diduga menjadi sarang wanita pekerja seks komersial (PSK). Bahkan pekan lalu, keresahan warga memuncak hingga berujung peristiwa penggerebekan di rumah kos tersebut.

“Benar, warga setempat resah dengan adanya wanita-wanita yang berbusana seksi dan beberapa kali membawa pria masuk ke dalam rumah kos milik warga setempat itu,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP RR.Rumondor melalui Kasubag Humas AKP Gunawan, Selasa (6/9).

Menurutnya, kasus tersebut sudah selesai secara kekeluargaan. Bahkan kedua belah pihak, baik warga maupun pemilik kos yakni Markadi (68) sudah membuat dan menandatangani surat perjanjian. Dalam perjanjian itu, pemilik kos berjanji akan menutup usahanya yakni menyewakan indekos, bahkan papan nama kos yang terpasang di depan rumah juga harus dicabut.

“Awalnya kasus ini diadukan oleh warga sekitar pada Senin (22/8), yang intinya mereka resah dengan keberadaan rumah indekos itu.¬†Puncaknya itu Kamis (25/8), sekitar pukul 13.30 WIB, warga bersama pemuda menggerebek kos milik Markadi,” katanya.

Tak mau kecolongan, jajaran kepolisian bersama Muspika kemudian memanggil pelapor maupun terlapor untuk dimintai keterangan, selanjutnya melakukan perundingan. Warga pun bersikukuh dengan dugaan mereka, dimana wanita-wanita yang indekos di rumah milik Markadi tersebut merupakan pekerja seks komersial.

“Kasus ini sudah clear, kedua pihak sudah berdamai. Bahkan di dalam surat perjanjian itu, Markadi selaku pemilik kos siap menjalankan isi perjanjian tersebut,” tandasnya.kos-kosan

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge