0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Proyek Jalan Alternatif Rp 47,7 Miliar Siap Dilelang

Proyek peningkatan jalan milik kabupaten (dok.timlonet/tarmuji)

Wonogiri — Sejumlah proyek peningkatan jalan utamanya jalan alternatif yang berstatus jalan kabupaten di Wonogiri siap dilelang. Proyek-proyek tersebut didanai APBD P maupun APBN P 2016 .

“Pemkab Wonogiri tahun ini mendapat kucuran anggaran perubahan (APBN-P) total sekitar Rp 47,7 miliar, khusus untuk pembangunan infrastruktur,” terang Kepala DPU Wonogiri Sri Kuncoro melalui Kabid Bina Marga Prihadi Ariyanto, Selasa (6/9).

Disebutkan, dana Rp 47,7 miliar  tersebut untuk membiayai proyek peningkatan jalan di kabupaten  itu sebanyak 11 lokasi. Antara lain peningkatan jalan Turen-Sanggang di Kecamatan Manyaran (Rp 3,2 M), jalan Tegiri-Ngambarsari  Karangtengah (Rp 5 M), jalan Tirtomoyo-Karangturi  Tirtomoyo (Rp 4,1 M), jalan Eromoko-Bulu (Rp 8 M), Slogohimo-Karang Slogohimo (Rp 1,8 M), jalan Manjung-Jatimarto Ngadirojo (3,4 M),  proyek Manjung-Klerong  Wonogiri (Rp 7 M) dan proyek peningkatan jalan Sawahan-Goa Putri Kencana  Pracimantoro senilai Rp 3.500.000.000. Proyek peningkatan jalan Planjen- Gebang- Ngadiroyo senilai Rp 3.200.000.000.

“Proyek-proyek ini semua ,dalam pekan ini  akan segera kita lelangkan melalui ULP Bagian Pembangunan Pemkab  sehingga sisa waktu sekitar 75 hari kami yakin bisa rampung, asal tidak ada proyek yang gagal lelang,” katanya.

Ditambahkan,salah satu proyek peningkatan jalan tersebut merupakan hasil kajian teknis. Dimana jalan Planjen- Gebang- Ngadiroyo, Kecamatan Nguntoronadi merupakan jalan alternatif. Manakala jalan utama atau jalan nasional  yang melintas  di kawasan Gunung Pegat yang kerap terputus total akibat adanya tanah longsor ,tanah ambles maupun angin puting beliung. Sedang akses jalan nasional itu merupakan akses penghubung antara Wonogiri-Pacitan, Jatim.

“Proyek sepanjang empat kilometer itu jalan alternatif ketika di Gunung Pegat terjadi bencana alam, tapi hanya kendaraan roda empat, dan dua saja yang bisa melewati jalan itu. Kalau bus dan truk-truk besar sulit untuk manuvernya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge