0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Golkar Dukung Jokowi di Pilpres 2019, Ini Reaksi Gerindra

Jokowi hadiri Rakornas Golkar (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Partai Golkar di bawah pimpinan Setya Novanto langsung tancap gas melakukan manuvernya. Belum juga memasuki tahun politik 2019, partai berlambang beringin itu langsung mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi untuk maju kembali di Pilpres 2019.

Berbagai reaksi pun muncul dari parpol lain. Salah satunya dari Partai Gerindra. Elite partai besutan Prabowo Subianto itu mengkritik keras langkah politik Golkar tersebut.

Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa yakin deklarasi itu hanya omong kosong belaka dan akan berubah jelang Pilpres nanti. Dia menduga nantinya Golkar akan berpaling dari Jokowi.

“Sah-sah saja, ingin lihat respons masyarakat tapi apakah pemerintah ini akan berakhir manis. Maka ini omong kosong. cuma tricky politik. Enggak jauh beda akan berpaling, namanya Golkar kan selalu yang paling untung untuk dia,” kata Desmond saat dihubungi, Senin (5/9).

Menurutnya, dengan adanya dukungan Golkar membuat peran pemerintah akan melemah berbanding dengan kebijakan yang menguat. Hal ini dikhawatirkan Desmond akan membuat Jokowi antikritik.

“Jokowi, lama-lama pemerintah semakin melemah tapi kebijakan menguat. Satu grade lagi sama seperti Pak Harto, tidak bisa dikritik lagi,” tegasnya.

Dia menilai, Jokowi belum memenuhi janji-janji politiknya selama menjabat di pemerintahan. Contohnya, janji Jokowi yang belum dipenuhi adalah gagasan mobil nasional saat menjadi Wali Kota Solo, serta janji mengentaskan banjir dan macet saat menjabat gubernur DKI Jakarta.

“Saya harap Pak Jokowi sadar kekuasaan hanya sementara. Jokowi selalu buat rencana, rencana penuh tipu daya. Waktu di Solo, dia akan buat program mobil nasional. Tanggulangi macet dan banjir,” jelas Desmond.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengakui partainya juga punya strategi untuk hadapi Pilpres 2019. Namun tak seperti Golkar yang sudah deklarasi dukung Jokowi, Gerindra masih rahasiakan apa strategi itu.

Dasco mengatakan, Agustus lalu pihaknya sudah melakukan Rakornas di Hambalang. Menurut dia, mayoritas pengurus ingin Ketum Gerindra Prabowo Subianto kembali maju sebagai capres di 2019.

“Ya memang dalam pandangan Rakornas, memang mayoritas menginginkan Pak Prabowo kembali maju,” kata Dasco saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (5/9).

Dia tak mengungkap secara rinci apa pertimbangan kader ingin Prabowo kembali maju. Menurut dia, Prabowo masih layak jual.

“Pak Prabowo masih layak jual, sampai hari ini belum ada yang bisa mengimbangi elektabilitasnya, kecuali Pak Jokowi, tapi kita tahu kan kemarin hanya kalah tipis,” jelas anggota DPR ini. [dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge