0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ibu Rumah Tangga Ini Nekat Nyebur ke Laut

istimewa
SAR berhasil evakuasi korban (istimewa)

Wonogiri — Warga Pantai Sembukan Kecamatan Paranggupito digegerkan dengan peristiwa bunuh diri yang dilakukan oleh ibu rumah tangga asal Kedungsono RT 5/RW 6 Kelurahan Bulusulur, Kecamatan Wonogiri Kota. Ibu ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara terjun bebas ke laut selatan. Evakuasi jasad korban sempat mengalami kendala, lantaran ombak laut yang cukup besar.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.10 WIB, korbannya yakni Karsini (48) warga Kecamatan Wonogiri,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor melalui Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Eko Marudin, Senin (5/9).

Sebelum peristiwa itu terjadi, ada beberapa saksi mata yang mengetahui kedatangan korban ke atas bukit di sisi timur Pantai Sembukan. Karsini tiba di Pantai Sembukan sekitar pukul 11. 50 WIB dengan menggunakan jasa ojek sepeda motor. Menurut saksi mata, setelah turun dari sepeda motor, Karsini kemudian berjalan ke arah timur atau ke arah bukit yang menjorok ke bibir pantai. Bahkan, ada saksi yang sempat berpapasan dengan korban ketika di atas bukit. Bahkan oleh saksi, korban sempat disapa, namun sapaan saksi tidak dianggap.

“Sesaat kemudian terdengar suara benda jatuh ke laut, selanjutnya saksi melihat tubuh korban sudah digulung ombak besar dan terseret ke tengah laut,” jelasnya.

Kasatreskrim mengatakan, atas peristiwa tersebut saksi mata kemudian melaporkan ke perangkat desa selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Paranggupito. Pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan Tim SAR Pantai Sadeng DIY.

“Saat proses evakuasi memang sempat terkendala ombak besar. Barulah sekitar tiga jam jasad korban dapat dievakuasi,” katanya.

Di lokasi kejadian polisi juga menemukan beberapa barang bukti yang diduga barang-barang milik korban. Antara lain, sebuah tas warna hitam yang berisikan satu buah handphone, kartu identitas korban, dua buku nikah, satu buah sisir, alat kosmetik, dompet kecil warna kuning berisi permen dan minyak kayu putih, buku tabungan, dan kartu kontrol kesehatan.

“Informasi yang kami terima dari pihak keluarga, kalau korban selama ini mengidap penyakit epilipse sekitar tiga tahun,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge