0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perampokan di Pondok Indah

Perampok Adijon Suyadi Pernah Bantu Masjid Rp 1 Juta

Kondisi rumah Adijon Suyadi di Plupuh, Sragen, terlihat sebuah ranjang milik Suyadi (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen —  Salah satu pelaku perampokan dan penyanderaan di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Adijon Suyadi (38), pernah memberikan bantuan untuk masjid di kampungnya sebesar Rp 1 juta. Bantuan itu diberikan saat dia pulang kampung beberapa waktu lalu.

“Kata warga, Adijon ini pernah mengasih bantuan Rp 1 juta untuk masjid,” kata Kepala Desa Dari, Kecamatan Plupuh, Sragen Rinduwan, Senin (5/9).

Rinduwan membenarkan, kalau Adijon Suyadi memang berasal dari RT 5, namun dia sudah cukup lama meninggalkan kampung untuk merantau ke Jakarta. Warga sendiri tidak tahu persis pekerjaannya.

“Kalau Adijon Suyadi saya kurang paham betul, karena sudah lama di Jakarta. Tapi kalau Samadi memang masih tercatat warga sini,” jelasnya.

Menurutnya, terakhir kali Suyadi pulang kampung untuk menjemput ibunya, Sadiyem, pada 25 Agustus 2016 lalu.

“Terus ke sana (Jakarta) mengajak ibunya, katanya disuruh mengasuh anaknya. Tapi samadi juga ikut ke sana,” ujar Rinduwan.

Saat ini, rumah Adijon Suyadi dalam keadaan kosong. Tapi kunci rumah dititipkan pada tetangga sebelahnya. Saat dibuka, rumah terbuat dari papan dan berlantai semen itu, di ruang tamunya terdapat lemari yang berisi televisi, kipas angin dan foto Suyadi bersama seorang perempuan.

Sementara di lantai terdapat sebuah ranjang busa. Di ranjang itulah, Suyadi tidur ketika pulang kampung.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge