0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Italian Ice Cream “Gelato”, Rajanya Es Krim

foto: David
(foto: David)

Timlo.net – Banyak yang beranggapan gelato merupakan nama lain untuk es krim dalam bahasa Italia. Meski tak sepenuhnya salah, tapi es krim khas Negeri Pizza ini berbeda dengan es krim pada umumnya. Bahkan, banyak orang mengaku langsung jatuh hati jika telah merasakan es krim yang terkenal kelembutannya di seantero dunia tersebut.

Di Solo, TimloMagz menjumpai satu tempat yang menjajakan gelato di Jalan Dr Setiabudi 82 di kawasan Kampung Gumunggung, Kelurahan Gilingan. Memasuki Factory “Sunny’s” Gelato, pengunjung bisa langsung merasakan suasana vintage kental dengan dekorasi layaknya tempat nongkrong di negara-negara Eropa.

“Kami sengaja membuat Factory Sunny’s Gelato ini serasi dengan apa yang kami sajikan,” terang pemiliknya, Rebecca Emmy Webyana saat bincang santai dengan TimloMagz beberapa waktu lalu.

Rebecca pun memaparkan, di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bali, Medan dan kota lainnya nama Gelato sudah banyak dikenal. Menurutnya, ada perbedaan mendasar dalam pembuatan es krim khas Italia tersebut. Sehingga, rasa hingga kelembutan yang dihasilkan berbeda jauh dengan es krim pada umumnya.

Gelato, memiliki tekstur lebih padat dan lembut, rasanya khas tak sekadar manis. Tidak bisa lain, saat menikmati gelato kita akan berpendapat yang sedang masuk kedalam mulut adalah es krim yang paling enak.

Resep sajian Sunny’s Gelato , kata Rebecca, ditangani oleh suaminya tercinta, Thierry. Pria asal Perancis ini dulunya belajar membuat gelato langsung di Italia. Namun, hobi membuat gelato baru kesampaian setelah dua pasangan itu membuka tempat usaha tersebut.

“Dibandingkan dengan es krim, gelato lebih rendah kandungan kolesterolnya atau low fat. Pasalnya, tidak menggunakan creamer maupun telur. Selain itu, proses pengadukan gelato menggunakan kecepatan rendah, sehingga kadar udara yang masuk lebih sedikit. Hal ini mengakibatkan tekstrur Gelato yang lebih lembut, berat dan tidak mudah mencair,” jelasnya.

Sebelum disajikan, gelato disimpan dengan suhu yang tepat. Tidak terlalu dingin, sehingga saat dinikmati tidak kehilangan kelembutannya karena beku. Rebecca menyebut, gelato paling enak dicampur dengan sorbet, jus buah asli tanpa gula yang diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk mirip es krim. Dari rasa, tentu akan didominasi dengan rasa buah itu sendiri. Namun, bentuk dan teksturnya sangat mirip dengan es krim.

Dapat dibayangkan, bagaimana perpaduan antara Gelato dan Sorbet ini saat dinikmati. Tentunya sangat menggoda dan lumer serta lembut di lidah.

Factory Sunny’s Gelato menyediakan berbagai macam varian rasa gelato mulai dari cokelat, strawberry, durian hingga greentea dan masih banyak yang lain. Total ada 26 varian rasa.

Masalah harga, masih terjangkau untuk kalangan masyarakat di Kota Solo. Apalagi dengan fasilitas yang ditawarkan oleh Factory “Sunny’s” Gelato mulai dari wifi, lokasi tempat nongkrong, cocok buat selfie serasa di negeri Eropa dan masih banyak yang lain.

“Bagi kami kepuasan pelanggan nomor satu. Sehingga, kami berupaya maksimal untuk memanjakan pelanggan kami saat mengunjungi Factory Sunny’s Gelato,” jelas Rebecca.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge