0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sri Mulyani Tak Khawatir Harga Minyak Dunia Murah

merdeka.com
Sri Mulyani (merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Keuangan, Sri Mulyani yakin peringkat investasi Indonesia akan naik, meski harga minyak dunia sedang murah. Sri Mulyani bahkan mengatakan Indonesia nyaman dengan harga minyak dunia yang murah sekitar USD 50 per barel.

Meski harga minyak dunia rendah dan memukul ekonomi negara OPEC, Indonesia yang merupakan bagian Negara G20 sedang berupaya memperbaiki peringkat investasi. Indonesia saat ini telah menyandang status investment grade (layak investasi) dari Moody’s, namun belum dari Standard & Poors.

Dilansir dari CNBC, Sri Mulyani berharap rating atau peringkat investasi Indonesia bisa naik tahun ini. Pemerintah telah meningkatkan belanja infrastruktur, membuka sektor swasta dan reformasi perpajakan.

“Kami sangat percaya diri, kami fokus pada reformasi fiskal dan kami lebih kredibel dalam kebijakan,” ucap Sri Mulyani seperti ditulis CNBC, Senin (5/9).

Menurut Sri Mulyani, pemerintahan Jokowi-JK telah melakukan reformasi struktural yang sangat ambisius. Reformasi ini sangat mendalam dan berkelanjutan.

“Jadi saya optimis hal itu bisa terjadi.”

Harga minyak mentah diprediksi akan tetap berada di USD 40 hingga USD 45 per barel. Indonesia merupakan satu-satunya negara OPEC di Asia dan memiliki perekonomian terbesar di timur-selatan Asia. Sri Mulyani juga percaya harga minyak masih akan bertahan rendah.

“Jika kita melihat perbandingan pasokan dan permintaan, saya kira harga ini masih akan dipertahankan,” katanya.

Meski demikian, Sri Mulyani kembali menegaskan bahwa Indonesia telah mengantisipasi rendahnya harga minyak dengan asumsi makro dalam APBN sebesar USD 40 hingga USD 45 per barel.

“Kami sedang melihat semua situasi dan sisi pasokan migas, termasuk permintaan dan saya nyaman dengan tingkat itu.”

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge