0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dishubkominfo Solo: Pusat Persulit Pengadaan Transportasi Umum

Kepala Dishubkominfo Kota Solo, Yosca Herman Sudrajad (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memprotes pemerintah pusat yang dirasa mempersulit pengadaan kendaraan untuk transportasi umum. Pasalnya, sejak Maret lalu Pemkot telah mengajukan e-Katalog untuk pembelian armada Batik Solo Trans (BST). Namun sampai sekarang Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) tak kunjung menerbitkan e-Katalog yang dimaksud.

“Kalau untuk pengadaan kendaraan dinas pejabat e-Katalog cepat terbit tapi untuk transportasi umum lama sekali,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Solo, Yosca Herman Sudrajat, Minggu (4/9).

Hal itu menurut Herman, mempersulit Dishubkominfo untuk segera memenuhi kebutuhan armada BST. Padahal Pemkot Solo telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 8 miliar dari APBD 2016 untuk membeli 10 bus tambahan. Dana itu sedianya dibelanjakan pada bulan ini. Namun rencana tersebut terkendala regulasi yang tidak jelas dari pusat.

“Kita mau beli barang dengan uang kita sendiri saja kok susahnya bukan main,” keluh Yosca.

Padahal menurut Yosca, pembelian kendaraan bisa dilakukan dengan cara penunjukan langsung melalui e-Katalog. Dengan demikian, proses lelang bisa dilakukan dengan cepat tanpa berbelit-belit. Dengan e-Katalog Pemkot juga bisa mendapatkan dengan kualitas tinggi sesuai keinginan.

“Tinggal kita pilih mau merek apa. Jadi kita bisa milih barang yang kualitasnya bagus,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge