0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ngamuk di Arena Campursari, Pemuda Ini Bonyok Dihakimi Warga

dok.timlo.net/tarmuji
Korban penganiayaan menjalani perawatan di rumah sakit (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Seorang pemuda pengganguran di Kecamatan Eromoko, Wonogiri terpaksa harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, pemuda ini membuat onar di saat berlangsung hiburan campur sari, bahkan pemuda ini juga nekat melakukan penganiayaan hingga korbannya harus dilarikan ke rumah sakit.

“Benar, kita telah menerima pelimpahan kasus penganiayaan dengan tersangka Teguh Aryanto (23), warga Eromoko Wetan RT 1/RW 3 Desa Eromoko, Kecamatan Eromoko karena dugaan penganiyaan dengan menggunakan senjata tajam,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor melalui Kasatreskrim AKP Eko Marudin, Minggu (4/9).

Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/06/IX/2016/JTG/RES WI/SEK EROMOKO tanggal 3 September 2016 Teguh Aryanto diduga  melakukan penganiayaan dengan sajam dan dijerat dengan pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dan atau pasal 351 KUHP.

“Sedang korbannya yakni Wasman (50) warga Bolakrejo RT2/RW1 Desa Tegalrejo, Kecamatan Eromoko. Peristiwa itu di Dusun Gabelan Kidul RT 1/RW 5 Desa Tegalrejo, Eromoko pada Sabtu (3/9) malam,” jelasnya .

Sedang kronologisnya, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi disaat berlangsung hiburan campur sari di desa setempat. Diduga saat itu pelaku mencari seseorang yang diduga telah melakukan pemukulan terhadapnya pada Kamis (1/9) malam.

Karena tidak menemukan sasarannya,pelaku kemudian mengamuk di tengah-tengah kerumunan penonton campur sari sambil membawa parang. Bahkan pelaku beberapa kali mengayunkan parangnya kepada penonton yang tengah berjoget di depan panggung.

“Tidak ingin terjadi hal-hal buruk,kemudian korban mendatangi pelaku dari belakang ,lalu mendekap dan berupaya merebut parang yang dipegangnya .Namun pelaku berontak,dan nahas korban terjatuh . Belum sempat bangun,pelaku kemudian membabatkan parangnya ke arah kaki korban hingga terluka,” katanya.

Sesaat kemudian, imbuh mantan Kapolsek Tirtomoyo ini, warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berusaha melerai. Namun lantaran warga geram melihat ulah pelaku,takayal bogem mentah warga pun menghujani tubuh pelaku hingga bonyok.

Setelah puas mengahakimi, pelaku pun digiring ke Mapolsek Eromoko. Polisi juga mengamankan sebilah parang yang diduga digunakan untuk melukai korban.

“Saat ini korban menjalani perawatan di RSUD Sudiran Mangun Soemarso Wonogiri ,akibat sabetan parang pelaku urat kaki korban putus,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge