0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Shelter Sriwedari Tak Kunjung Dibangun, Pemkot Surati BTN

dok.timlo.net/ichsan rosyid
Ilustrasi PKL Gerobak Kuning, eks city walk Solo (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pemerintah Kota Solo akan segera menyurati Bank BTN agar segera memulai pembangunan shelter di Selatan Stadion Sriwedari untuk PKL Eks-City Walk. Pasalnya, sejak awal April lalu para PKL belum mendapatkan tempat berjualan sebagaimana dijanjikan Pemkot Solo.

“Tanggal 10 nanti kita surati Bank BTN agar segera dimulai. Ini kan pak Walikota mau ke luar negeri. Kita menunggu beliau kembali dulu,”  kata Kepala Dinas Pengelola Pasar Pemkot Solo, Subagyo, Minggu (9/4).

Seperti diketahui, Bank BTN kota Solo telah menyanggupi untuk membangun shelter bagi para PKL Citywalk di kawasan Sriwedari. Shelter tersebut akan dibangun dengan dana CSR perusahaan tersebut.

Awal pekan lalu, DPP telah mengukur lahan bakal shelter Sriwedari. Lokasinya berada di sisi Selatan lahan, di dekat deretan kios toko buku belakang Sriwedari. Menurut rencana shelter akan dibangun tiga deret. Setiap deret berisi dua puluh kios dengan luas 2×3 meter lengkap dengan listrik, air bersih, serta toilet. Untuk mengurangi debu, sekitar shelter juga akan dipaving.

Untuk penempatan pedagang subagya mengatakan pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada Paguyuban PKL. Pasalnya, PKL City Walk memiliki ikatan yang kuat.

“Biasanya kalau ikatannya sudah kuat mereka membagi sendiri,” kata dia.

Shelter Sriwedari akan dibangun sebanyak 60 unit. 55 diantaranya akan digunakan oleh pkl Citywalk. Selebihnya akan dipakai para PKL yang sudah berjualan di kawasan tersebut sebelumnya.

“Di sana sudah ada lima atau empat yang berjualan di sana,” kata Subagyo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge