0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Uang Tunai Rp 1,2 M Ditemukan Polisi Saat Gerebek Kampung Narkoba

Penggerebekan kampung narkoba di Pekanbaru (merdeka.com)

Timlo.net — Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru menggerebek pemukiman penduduk kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Senapelan kota Pekanbaru yang disinyalir sebagai ‘kampung narkoba’. Hasilnya, petugas menyita uang tunai Rp 1,2 Miliar.

“Uang itu diduga hasil penjualan narkoba, selain itu petugas kita juga menemukan barang bukti 763 paket kecil sabu-sabu, dua timbangan digital,” ujar Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Supriyanto Sabtu (3/9).

Dikatakan Supriyanto, dari penggerebekan itu turut diamankan pula seorang remaja bernama Yoga (18) yang merupakan penjaga CCTV di salah satu rumah warga yang digerebek. Petugas yang dari awal mencurigai gerak-geriknya dan sempat berupaya kabur saat polisi mendekatinya.

“Seorang terduga pelaku kita amankan, perannya bertugas menjaga CCTV di salah satu rumah di Kampung Dalam,” kata Supriyanto, didampingi Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo.

Dalam kasus itu, Supriyanto memerintahkan anak buahnya untuk mencari bandar, pengedar maupun pemakai narkoba. Bahkan, dari beberapa rumah yang digerebek, salah satunya adalah rumah mewah milik Wella.

Wanita yang dikenal licin ini tidak asing lagi di telinga polisi lantaran kerap disebut-sebut sebagai bandar dan ratu narkoba. Namun sayang, polisi tak berhasil menangkapnya karena sudah terlebih dahulu kabur sebelum aparat datang.

Di rumah mewah milik Wella, petugas menemukan uang tunai sebesar Rp1,2 Miliar. Entah bagaimana Wella meninggalkan uang dalam jumlah banyak tersebut, hingga anak remaja berusia 18 tahun yang menjadi pelaku penangkapan di rumah wanita itu.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Toni Hermawan mengakui bahwa Wella sang pemilik uang Rp 1,2 miliar lebih itu kabur sebelum aparat kepolisian melakukan penggerebekan di rumahnya.

“Kita sedang menyelidiki uang dari penggerebekan ini. Sewaktu dilakukan penggerebekan, kita tidak berhasil mengamankan si pemilik rumah (Wella). Dia diduga melarikan diri,” kata Kombes Toni.

[eko]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge