0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masalah Perbankan Dominasi Kasus Hukum yang Ditangani Advokat

Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Solo, M Badrus Zaman (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Kasus perbankan saat ini banyak berujung pada masalah hukum. Tak sedikit masyarakat atau para debitur yang terjerat masalah dengan para kreditur dan bermuara dengan penyelesaian masalah di meja hijau. Untuk mengatasi hal tersebut, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Solo mengingatkan supaya debitur benar-benar jeli dan mempelajari masalah utang piutang sebelum melakukan akad kredit.

“Tapi, berhubung debitur ini sangat membutuhkan uang untuk segera digunakan terkadang mereka lalai. Nah, saat terjadi masalah mereka akan menyesal dikemudian hari lantaran terjerat hutang yang kian menumpuk,” terang Ketua Peradi Solo, Badrus Zaman kepada Timlo.net, Minggu (4/9).

Tak hanya itu, ungkapnya, sejumlah kasus yang ditangani oleh sejumlah advokat di Kota Solo juga meliputi pencatutan nama yang digunakan untuk kartu kredit. Padahal, pemilik nama tersebut sama sekali tidak menggunakan uang yang dicairkan oleh pihak kreditur melainkan digunakan oleh pihak ketiga. Dalam masalah ini, Badrus mengingatkan supaya masyarakat juga berhati-hati ketika namanya digunakan untuk melakukan perjanjian hutang piutang dengan pihak debitur.

Bukan tidak mungkin, dikemudian hari kreditur akan ’mengejar’ pemilik nama untuk melunasi utang. Sedangkan, orang yang menikmati kredit tersebut telah melarikan diri.

“Banyak sekali masalah-masalah seperti ini. Apalagi, di era modern yang mana pihak kreditur juga kurang cermat dalam melakukan pemantauan sebelum memberikan kredit yang diminta,” jelasnya.

Pihaknya berharap, masyarakat lebih dahulu mempelajari ’aturan main’ perihal utang piutang. Sehingga tidak menyesal dikemudian hari.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge