0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pokdarwis Desa Sukorejo Latihan Evakuasi Medis

foto: Agung
Pokdarwis latihan P3K (foto: Agung)

Sragen – Sebagai desa tujuan wisata, masyarakat Desa Sukorejo yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Deworejo mendapat pelatihan pertolongan pertama pada korban kecelakaan (P3K) dan penanganan medik yang aman. Pelatihan ini sangat penting dilakukan lantaran Sukorejo merupakan desa wisata yang berbasis alam.

“Akivitas di desa wisata Sukorejo berbasis kegiatan alam, maka operator wisata harus dibekali ketrampilan penanganan medik dasar pada korban secara tepat dan benar,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sragen, Simon Nugroho, Sabtu (3/9).

Menurut Simon, pihaknya setiap tahun rutin melakukan pembinaan desa wisata secara berkesinambungan. Namun tema yang disampaikan setiap tahun berbeda-beda. Kali ini mengenalkan keterampilan dasar P3K di alam terbuka, sekaligus melakukan evakuasi medik yang aman.

Kegiatan yang telah digelar Selasa (30/9) lalu itu berlokasi di lapangan kolam renang Telaga Bandut, Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo. Pelatihan ini diikuti 20 orang dari anggota Pokdarwis, karang taruna dan pecinta alam Elang Jawa Nusantara (EL-JANU) Sragen.

Sementara materi disampaikan oleh tim dari Pecinta Alam VAGUS Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Materi yang diberikan meliputi teknik P3K, penanganan cedera pada leher dan patah tulang tangan, pemindahan korban dengan tandu, praktik dasar turun tebing dengan tali karmantel, serta pengangkatan korban dari dasar jurang.

“Sengaja kami simulasikan situasi darurat yang sering dihadapi sehari-hari. Untuk keterampilan lebih lanjut, boleh datang berlatih bersama VAGUS di Kampus UNS,” kata Supervisi Instruktur VAGUS, Nova Aryanto.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge