0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persis Ubah Strategi di Laga Pamungkas

Pemain Persis latihan di lapangan Kotabarat (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo – Laskar Sambernyawa Persis Solo akan melakoni pertandingan terakhirnya di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016, menjamu Persibas Banyumas di Stadion Manahan, Minggu (4/9) sore. Strategi baru disiapkan pelatih Widyantoro untuk mengalahkan Persibas.

Adalah strategi false nine yang pernah diterapkan Spanyol pada Piala Eropa 2012 silam. Strategi ini dijalankan dengan menumpuk para gelandang, dan tanpa menempatkan pemain di posisi penyerang. Gelandang bertipe menyerang bakal punya fungsi seolah-olah menjadi penyerang dan mencetak gol.

Nama Dedi Cahyono Putro dan Agung Budi Prasetyo “Wowot” disiapkan untuk menjadi penyerang bayangan. Sementara tumpukan gelandang siap menguasai permainan yakni Bayu Andra, Catur Pamungkas, Andrid Wibawa, dan Tinton Suharto.

Sementara empat pemain belakang diisi Akbar Riansyah, Yudi Khoerudin, Rohmat Sabani, dan Risman Maidullah. Bek asal Manado, Fernando Pongajow masih dibebat cedera sehingga diparkir. Penjaga gawang Aji Saka masih dipercaya di bawah mistar gawang.

“Sengaja saya memakai false nine. Bukannya apa, karena sektor gelandang menjadi sumber gol Persis. Striker Yanuar baru mencetak satu gol, Andri Gepeng Ariyanto malah belum membuat gol,” terang pelatih Persis Solo, Widyantoro, Sabtu (3/9).

Wiwid menambahkan bahwa meski pertandingan terakhir yang sudah tidak menentukan, anak asuhnya haru tetap tampil serius. Widyantoro mengaku timnya masih sangat berpeluang untuk mengejar peringkat tiga di klasemen akhir.

“Saya minta anak-anak untuk main enjoy menikmati pertandingan, dan tetap fokus untuk meraih kemenangan. Persibas juga harus diwaspadai, apalagi dengan dua kemenangan beruntun mereka menjadikan motivasi,” tandas pelatih yang akrab disapa Wiwid ini.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge