0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satu WNI Kena Zika, Indonesia Perketat Pintu Masuk

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Seorang warga negara Indonesia (WNI) terjangkit virus Zika di Singapura. Laporan ini disampaikan langsung oleh Kementerian Kesehatan Singapura kepada Kedutaan Besar RI di Singapura.

“KBRI Singapura sudah diinformasikan ada satu WNI positif terjangkit Zika. Untuk kepentingan privasi kita tidak kasih identitasnya, namun terkonfirmasi WNI dan perempuan. Informasi diberikan dari Kemenkes Singapura ke KBRI,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Kamis (1/9).

Karena banyaknya korban Zika di Singapura, pemerintah Indonesia mengusulkan untuk memberikan imbauan kesehatan kepada masyarakat Indonesia di Negeri Singa tersebut.

“Kita memonitor dari dekat sejak munculnya informasi kasus Zika di Singapura. Kita juga terima laporan langsung dari Duta Besar kita di Singapura. Sejak saat itu, saya lakukan koordinasi awal dengan Menteri Kesehatan dan Menteri Kementerian Hukum dan HAM untuk tindakan tambahan mencegah virus masuk ke Indonesia,” kata Menlu Retno di Gedung DPR kemarin.

Menlu Retno menuturkan dari pertemuan dengan Menkes dan Menkumham, disepakati Kementerian Kesehatan akan mengeluarkan imbauan kesehatan bagi WNI di Singapura.

“Kita juga koordinasi dengan Kementerian Kesehatan akan berikan imbauan kesehatan mengenai masalah Zika ini,” lanjut Retno.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda ini menyebutkan, pencegahan menyebarnya kasus Zika dilakukan dengan menjaga beberapa pintu masuk terdekat ke Indonesia dari Singapura, salah satunya dengan Batam.

“Jadi ada beberapa pintu masuk, tapi dengan Singapura melalui Batam dan yang lainnya harus dilengkapi alat-alat deteksi bagi orang Singapura yang ke Indonesia,” lanjut Retno.

Koordinasi terus dilakukan oleh Kemlu dan Kemenkes untuk melindungi WNI dan mencegah menyebarnya virus Zika tersebut di Indonesia.

Kasus virus Zika sendiri di Singapura dikabarkan sudah mencapai angka 82 kasus. Seperti dikutip dari laman Wall Street Journal, Selasa (30/8), identifikasi kasus baru ada di wilayah Ajunied dan Sims Drive di selatan pulau, di mana sebelumnya 41 kasus serupa ditemukan. Kebanyakan dari mereka yang terjangkit adalah buruh konstruksi asing.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge