0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BEM UNS : Walikota Tak Mau Hadir Karena Bermasalah

timlo.net/ichsan rosyid
Presiden BEM UNS (Kedua dari Kiri) menjadi narasumber dalam acara Rembuk Kota Solo di Pendapi Gede Balaikota Solo, Rabu (31/8) (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS merasa kecewa dengan absennya Walikota Solo dari acara Rembug Warga di Pendapi Gedhe Balikota Solo, Rabu (31/8). Mereka menilai ketidakhadiran para pejabat menunjukkan adanya masalah di tubuh Pemerintah Kota Solo.

“Kalau begini kelihatan siapa sebenarnya yang bermasalah,” kata Presiden BEM UNS, Doni Wahyu Prabowo usai acara.

Ia sangat menyayangkan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo tidak bisa hadir dalam acara tersebut. Ia mengaku sempat bertemu Rudy sekitar pukul 18.30 WIB. Pada kesempatan itu ia telah berusaha membujuk Rudy untuk setidaknya membuka acara itu. Namun Rudy justru menolak dengan alasan harus menghadiri acara tentang Sky Bridge.

“Padahal dalam undangan kami sudah jelas acara kita mulai pukul 18.00 – 22.00 WIB. Dan kita sudah sampaikan acara itu harus dihadiri penuh tidak bisa setengah-setengah. Mosok namanya rembugan cuma satu jam. Tapi beliau tetap pergi dan tidak mau hadir,” kata dia.

Sedianya BEM UNS ingin mempertemukan warga, akademisi dan pemerintah dalam acara tersebut. Permasalahan yang dibahas terkait penerapan Sistem Satu Arah di Jalan Radjiman, Perintis Kemerdekaan, dan Agus Salim. Selain itu, kegiatan tersebut juga membicarakan tentang penataan PKL Gerobak Kuning City Walk yang sampai kini tidak jelas ujungnya. Masalah Pungutan liar di sekolah juga sempat mengemuka.

“Kita ingin membahas itu karena itu nyata-nyata ada di depan kita dan belum ada penyelesaiannya,” kata dia.

Acara tersebut, selain dihadiri para mahasiswa dan akademisi juga dihadiri warga terdampak SSA, pengurus paguyuban PKL Gerobak Kuning, dan bebeapa LSM pendidikan. Sebelum acara dimulai, sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Kesehatan Kota Siti Wahyuningsih, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Etty Retnowati, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ahyani serta sejumlah lurah dan camat tampak hadir di acara tersebut. Namun beberapa saat sebelum acara dimulai, mereka keluar meninggalkan tempat.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge