0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Elpiji Tiga Kilogram Langka, Harga Tembus Rp 21 Ribu

timlo.net/agung widodo
Toko gas elpiji tingkat pengecer di Kelurahan Sragen Tengah (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Gas elpiji ukuran tiga kilogram di Sragen kembali mengalami kelangkaan. Kelangkaan gas melon yang terjadi di sejumlah kecamatan, baik di utara atau selatan bengawan.

“Saya arus memesan tiga hari sebelumnya untuk mendapatkan gas Elpiji,” kata seorang ibu rumah tangga, Retno Kartini, warga Perumahan Margoasri, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Rabu (31/8).

Dia mengaku heran sejak beberapa hari terakhir ini gas elpiji sulit ditemui di tingkat pengecer. Padahal hari raya Idul Adha menurutnya masih cukup lama, namun sudah terjadi kelangkaan. Kalau pun ada, harganya bisa menembus hingga Rp 21 Ribu dari harga biasanya sebesar Rp 18 Ribu di tingkat pengecer.

Dari pantauan di lapangan, kelangkaan gas melon ini terjadi di Kecamatan Kedawung, Kecamatan Sragen dan Kecamatan Ngrampal. Di Ngrampal dan Kedawung meski langka namun harganya masih dikatakan normal, yaitu Rp 18 Ribu. Sedangkan di Kampung Cantel Kulon, Kecamatan Sragen harga gas mencapai Rp 21 Ribu per tabung.

Kelangkaan elpiji tiga kilogram juga terjadi di utara bengawan seperti Kecamatan Tanon, Kecamatan Gemolong dan Kecamatan Sumberlawang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge