0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jambret Ini Terkenal Sadis Saat Beraksi

Tersangka jambret (kanan) menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jebres (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo —  Tersangka kasus penjambretan, Wahid Nur Fauzan (23), warga Kampung Mendalan, Kelurahan Kauripan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar terkenal sadis saat melakukan aksi kejahatannya. Residivis pelaku kejahatan tersebut ini tak segan-segan untuk melukai korbannya jika apa yang diinginkan tidak segera diberikan.

“Tersangka sangat sadis dalam melancarkan aksinya. Tercatat, dia sudah tiga kali keluar masuk penjara dengan aksi yang sama,” terang Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan, Rabu (31/9).

Informasi yang dihimpun Timlo.net dari berbagai sumber menyebutkan, tersangka terakhir melancarkan aksinya pada Senin (15/8) siang dikawasan Jl Ir Juanda, tepatnya di samping Pabrik Sari Warna, Jebres. Akibat perbuatannya, korban Dina Prasetyaningrum, warga Kabupaten Cilacap mengalami luka di kepala lantaran terjatuh dari motor yang dikendarai. Parahnya lagi, saat ini korban masih mendapat perawatan intensif lantaran harus menjalani operasi otak setelah kepalanya terbentur akibat ulah tersangka.

“Saat ini, korban masih dalam perawatan dan akan menjalani operasi otak lantaran terbentur saat pelaku melancarkan aksi kejahatannya,” ungkap Kapolsek.

Selain itu, lanjut Kapolsek, tersangka juga pernah beraksi di kawasan hukum Polsek Laweyan pada Bulan September tahun 2014 silam. Waktu itu, tersangka menjadi bulan-bulanan warga setelah aksinya menjambret tas milik korban Umi Heldina Wardani (30) warga Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan gagal dilakukan. Waktu itu, korban berteriak keras dan mengundang warga disekitar. Alhasil, tersangka yang tidak dapat melarikan diri dihakimi warga.

“Tersangka ini sudah berkali-kali melancarkan modus kejahatan serupa. Sasarannya biasanya perempuan yang mengendarai motor sendirian dengan membawa tas jinjing. Tahun 2014 silam, tersangka juga menggunakan modus serupa dengan kejadian saat ini,” jelas Kapolsek.

Sedangkan, untuk kasus kejahatan penjambretan yang lain tersangka melakukan di kawasan luar Kota Solo. Saat ini, polisi masih melakukan penelusuran terkait jejak-jejak kejahatan tersangka.

“Terakhir dia dijatuhi hukuman tiga bulan penjara. Untuk kali ini kami jeratkan pasal yang  lebih berat supaya tersangka jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tandas Kapolsek.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge