0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terobos Rombongan Pelayat, Jambret Dikejar lalu Ditangkap

Tersangka penjambretan sedang diinterogasi di Mapolsek Jebres (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Seorang residivis jambret, Wahid Nur Fauzan (23) nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah pelariannya berakhir di gang buntu. Warga Kampung Mendalan, Kelurahan Kauripan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar tersebut ditangkap di kawasan Kampung Kedung Belang RT 02/RW 13 Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Senin (15/8) lalu.

“Tersangka ditangkap saat menerobos rombongan pelayat. Warga marah dan mengejar tersangka. Saat itulah tersangka menemui jalan buntu usai melakukan aksi penjambretan. Saat ditangkap, sebagian warga telah menghadiahinya bogem mentah,” jelas Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan, Rabu (31/8)siang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka melancarkan aksi penjambretan terhadap korban Dina Prasetyaningrum (26), warga Kabupaten Cilacap. Waktu itu, sekitar pukul 13.15 WIB, tersangka berpapasan dengan korban dikawasan Palur, Karanganyar. Korban yang mengendarai motor jenis Honda Scoopy langsung menjadi sasaran empuk bagi tersangka yang waktu itu mengendarai motor jenis Jupiter MX AD 2845 ZB. Tersangka terus membuntuti korban, hingga akhirnya saat berada di sepanjang Jl Ir Juanda, tepatnya di Pabrik Sariwarna, tersangka langsung melancarkan aksinya.

“Tersangka merupakan residivis dalam kasus penjambretan. Tercatat, tiga kali tersangka ini masuk bui lantaran aksi yang sama,” terang Kapolsek.

Saat melancarkan aksinya, tersangka langsung merebut tas jinjing milik korban saat masih di atas kendaraan. Korban pun kaget dan akhirnya terjatuh. Usai melancarkan aksinya tersebut, korban melarikan diri.

Sialnya, waktu itu korban melewati rombongan pelayat di kawasan Kampung Kedung Belang RT 02/RW 13 Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres. Rombongan pelayat yang diterabas oleh tersangka, tidak terima dan melakukan pengejaran. Saat dikejar, tersangka menemui jalan buntu dan akhirnya diamankan.

“Berkat bantuan masyarakat, tersangka berhasil ditangkap,” jelas Kapolsek.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan diancam dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge